City Berharap Tevez Tetap Berlatih Bersama  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Manchester City Carlos Tevz berjalan ke bus timnya usai pertandingan Liga Champions di Munich (28/9). REUTERS/Kai Pfaffenbach

    Pemain Manchester City Carlos Tevz berjalan ke bus timnya usai pertandingan Liga Champions di Munich (28/9). REUTERS/Kai Pfaffenbach

    TEMPO Interaktif, Manchester City sepertinya enggan melepas kepergian pemain bandel, Carlos Tevez kendati striker bogel ini berkali-kali indispliner.

    Tevez diharapkan ikut latihan bersama, Rabu, 9 November 2011 waktu setempat, meskipun pemain depan ini berada di Argentina, Selasa, 8 November 2011.

    Penyerang depan ini dilaporkan diam-diam terbang ke tanah kelahirannya, Argentina, di tengah hukuman yang harus dijalani dari klub setelah menolak turun lapangan ketika menghadapi Bayern Munich.

    "Dia pergi menengok keluarganya," ujar juru bicara pemain berusia 27 tahun, Paul McCarthy kepada Sky Sports News. Akibat mangkir latihan, kemungkinan Tevez bakal dijatuhi hukuman indisipliner.

    Hampir seluruh pemain City melakoni laga internasional. Sebaliknya, Tevez yang tidak dimainkan sejak City meraih Piala Carling setelah menundukkan Birmingham 2-0 September lalu, diminta melakukan program latihan pribadi.

    Stiker jempolan yang tak masuk dalam skuad Argentina ketika menghadapi Bolivia dan Kolombia ini akan diturunkan City pekan depan. McCarthy tambahkan, "Perlu kami katakan kepada semuanya, Carlos sangat peduli pada situasi dimana dia harus memperoleh kebugarannya kembali. Saya tak bisa bicara banyak hingga dia benar-benar pulang dari negaranya."

    Selasa kebetulan hari libur, tetapi Tevez diharapkan kembali berlatih di pemusatan latihan City, Rabu pagi waktu setempat.

    BBC | CA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.