Uji Coba Lawan Persipasi Bekasi, Persib Cuma Unggul 1-0

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO Interaktif, Bandung - Persib Bandung cuma unggul 1-0 dalam laga uji coba 2x45 menit melawan klub Divisi Utama Persipasi Bekasi di Stadion Siliwangi, Kota Bandung, Jumat 11 November 2011. Gol Maung Bandung ini dilesakkan kepala penyerang Airlangga di menit ke-40.

    Gol berawal dari umpan gelandang Hendra Ridwan dari sisi kanan pertahanan Persipasi ke arah kotak penalti. Umpan yang disambut tandukan Airlangga ini gagal diantisipasi kiper Persipasi Bayu Cahyo.

    Beberapa saat sebelumnya, di menit ke-28, penyerang Maung Zdravko Dragicevic nyaris mencetak gol dengan memanfaatkan umpan Robby Gaspar dari sisi kanan pertahanan Persipasi. Namun tandukan pemain asal Montenegro yang berjarak hanya sekitar 2 meter dari gawang ini berhasil ditangkap kiper Persipasi.

    Awal babak kedua, gelandang Miljan Radovic mengancam gawang anak-anak Bekasi dengan memanfaatkan sodoran Airlangga. Namun sepakan Miljan berhasil dibendung kiper Persipasi yang maju menyambut bola.

    Persipasi bukannya tak melawan. Beberapa kali anak-anak tim berjuluk Laskar Patriot mengancam gawang Maung yang dikawal Dadang Sudrajat. Di babak kedua mereka bahkan tampak lebih mendominasi permainan ketimbang tuan rumah.

    Namun hingga wasit meniup peluit panjang mereka gagal menciptakan gol. Kedudukan pun tak berubah, 1-0 untuk keunggulan Maung Bandung.

    Manajer Persib Umuh Muhtar mengakui penampilan anak-anak asuhannya pagi ini kurang memuaskan. Terutama, kata dia, penampilan Zdravko Dragicevic.

    "Hari ini dia (Zdravko) main jelek," ujar Umuh seusai laga uji coba di Siliwangi. Ia pun mengaku tengah mencari pemain lain untuk mengganti penyerang yang awalnya diperkenalkan mantan pelatih Persib Daniel Darko.

    "Saya ingin mencari pemain lain tapi tentu harus minta persetujuan PT PBB (Persib Bandung Bermartabat) dulu," katanya.

    Selama 2x45 menit laga, Maung diperkuat Dadang Sudrajat (Jandry Pitoy), Rian Permana (Aldi R), Hendra Ridwan, Abanda Herman, Maman Abdurahman, Roby Gaspar, Miljan Radovic (Agung Pribadi), Atep (Dudi Sunardi), Made Budiawan (Sigit Hermawan), Airlangga (Aliyudin), dan Zdravko Dragicevic.

    ERICK P HARDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.