Capello Sejajarkan Jones dengan Baresi dan Hierro  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Phil Jones. REUTERS/Eric Gaillard

    Phil Jones. REUTERS/Eric Gaillard

    TEMPO Interaktif, London - Setelah bermain bagus dalam dua laga internasional bersama tim nasional Inggris, Phil Jones dipuji pelatih Inggris Fabio Capello. Capello menganggap Jones sebagai pemain yang langka di era sepak bola modern seperti saat ini.

    Kemampuan Jones bermain di berbagai posisi ternyata disukai Capello. Jones yang biasa beroperasi di posisi bek tengah tidak bermain di posisi itu kala membela The Three Lions. Pada debutnya saat timnas Inggris melawan Montenegro Oktober lalu, Jones diposisikan sebagai bek kanan. Sedangkan pada dua pertandingan terakhir saat melawan Spanyol dan Swedia, Jones diturunkan sebagai gelandang bertahan.

    Capello melihat pemain dengan tipe permainan seperti Jones tidak banyak terlihat selama dia berkarier sebagai pelatih. Don Fabio pun membandingkannya dengan bek legendaris AC Milan, Franco Baresi, dan Real Madrid, Fernando Hierro.

    “Dalam karier saya, mungkin hanya menemukan dua pemain seperti itu (Jones),” ujar Capello yang pernah melatih Milan dan Madrid. “Mereka adalah Franco Baresi dan Fernando Hierro yang bermain sebagai gelandang setelah bermain sebagai bek tengah dan saya rasa mereka bagus.”

    Secara khusus, Capello juga memuji cara bermain Jones yang menurutnya sangat baik di usianya yang terbilang masih muda, 19 tahun. “Dia masih muda, tapi dia bertalenta. Karena ketika menerima bola, dia selalu memainkannya tanpa rasa takut. Umpannya bagus dan solusi yang bagus,” kata Capello yang kontraknya akan berakhir usai Euro 2012.

    Jones mengawali karier profesionalnya di Blackburn Rovers dan memulai debutnya di Liga Primer Inggris pada 2009. Jones mulai menjadi pusat perhatian sebagai salah satu pemain muda Inggris bertalenta setelah diboyong Sir Alex Ferguson dari Blackburn Rovers.

    THE SUN | IRVAN SAPUTRA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.