Van Persie Anggap Walcott Pemain Sangat Penting

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Theo Walcott (kiri) dan Robin Van Persie. AP/Scott Heppell

    Theo Walcott (kiri) dan Robin Van Persie. AP/Scott Heppell

    TEMPO Interaktif, London - Robin Van Persie tampil luar biasa bersama Arsenal pada awal musim ini. Tapi ia menegaskan, penampilan gemilangnya tidak mungkin tanpa peran Theo Walcott.

    Sebelas gol dalam 11 pertandingan membuat Van Persie sementara menempati posisi pencetak gol terbanyak Liga Primer Inggris. Ia menyatakan, operan-operan pemain sayap Walcott membuatnya mudah mencetak banyak gol.

    “Setelah gol demi gol, orang-orang bertanya, siapa yang memberi assist? Saya hanya mengatakan ‘siapa kalian pikir?’ Kami berhubungan bagus,” kata Van Persie soal kerja samanya dengan pemain tim nasional Inggris itu.

    The Flying Dutchman mengatakan, peran Walcott sangat vital dalam mengalirkan bola kepadanya. Bermain bersama sejak 2006--ketika Walcott diboyong dari Southampton--pengertian keduanya sudah "klik".

    “Penting mempunyai seorang pemain di sekeliling saya sebagai seorang striker, yang mengetahui ke mana dan bagaimana saya akan bergerak. Dia paham tentang saya. Hal semacam itu penting,” kata pemain 28 tahun itu.

    Van Persie mengajak Walcott merayakan gol ke-100-nya bersama Arsenal ketika melawan Bolton Wanderers, September lalu. “Itu merupakan kebanggaan besar dan saya meminta Theo untuk merayakannya bersama saya,” ujar penyerang tim nasional Belanda itu.

    Van Persie juga mengungkapkan pengalaman tak terlupakan dalam kariernya, yakni ketika mengalahkan Barcelona pada pertandingan pertama per delapan final Liga Champions musim lalu. “Saya melihat para pendukung merayakan kemenangan tersebut. Saya sangat senang melihatnya,” kata kapten The Gunners ini.

    GOAL | IRVAN SAPUTRA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.