Manajemen Sriwijaya FC Terancam Pecah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • sriwijaya-fc.com

    sriwijaya-fc.com

    TEMPO Interaktif, Palembang - Perpecahan di tubuh manajemen Sriwijaya FC kian tampak akibat perbedaan sikap di antara pengurus berkaitan dengan kompetisi yang harus diikuti.

    Kubu Hendri Zainudin berkukuh agar Sriwijaya FC bergabung dengan Indonesia Super League (ISL). Namun sebaliknya, kubu Muddai Madang lebih memilih Indonesia Premier League (IPL).

    Hendri Zainuddin yang menjabat Direktur Teknik dan SDM PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) selaku manajemen tunggal SFC mengakui adanya keretakan di tubuh manajemen.

    Menurut Hendri, Sriwijaya FC sejak awal berencana mengkuti ISL di bawah komando PT Liga Indonesia. Namun, Muddai Madang sebagai Komisaris Utama PT SOM menentangnya karena Sriwijaya FC harus berlaga dalam kompetisi IPL di bawah naungan PT Liga Prima Indonesia Sportindo. "Sebenarnya kami ini sudah siap berkompetisi. Sriwijaya FC adalah salah satu dari 18 klub yang siap mengikuti ISL,” kata Hendri kepada wartawan, Kamis, 24 November 2011.

    Hendri mengatakan belum mendapat penjelasan lengkap ihwal alasan kubu Muddai Madang. Namun, Hendri mempersilakan kubu Muddai bergabung dengan IPL. Kubu Muddai bisa menggunakan beberapa pemain Sriwijaya FC.

    Jumlah pemain Sriwijaya FC saat ini 29 orang. Namun, Hendri hanya membolehkan kubu Muddai menggunakan pemain yang bukan pemain inti. Sedangkan pemain inti akan berkompetisi dalam laga ISL.

    Hendri mengatakan pula bahwa penyelesaian masalah yang berkaitan dengan perbedaan sikap tersebut menunggu petunjuk dari presiden klub dan dewan pembina.

    Presiden PT SOM, Dodi Reza Alex, membantah terjadi perpecahan di tubuh manajemen Sriwijaya FC. Putra sulung Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin, itu menyebutkannya sebagai perbedaan pendapat yang wajar.

    Bersamaan dengan telah usainya perhelatan SEA Games, kata Dodi, kini menjadi waktu yang tepat bagi manajemen untuk mengadakan pertemuan pengurus dan Direksi PT SOM sebagai pengelola tim Laskar Wong Kito itu. "Kami akan segera rapat untuk menyatukan visi. Kami tidak memendam perpecahan. Semua hal yang menyangkut masa depan Sriwijaya FC akan diputuskan melalui rapat pengurus," ucap Dodi.

    PARLIZA HENDRAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.