Pemain Persik Bertanding Tanpa Gaji  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ANTARA/Arief Priyono

    ANTARA/Arief Priyono

    TEMPO Interaktif, Kediri – Skuad Persik Kediri kemungkinan besar akan tampil tanpa menerima gaji saat menjalani kompetisi di Divisi Utama Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) musim ini. Ini karena manajemen hanya mampu memberikan uang muka atas nilai kontrak yang ditandatangani.

    Wali Kota Kediri Samsul Ashar mengatakan manajemen klub sedang berusaha menyelesaikan kewajiban pembayaran kontrak kepada pemainnya. Saat ini sedikitnya 21 pemain hasil perekrutan pelatih Joko Malis telah menandatangani kontrak untuk satu tahun ke depan. Hanya, pembayaran tersebut masih sebagian kecil dari nilai kontrak yang disepakati. “Pembayaran kontrak baru sekadar mengikat,” kata Samsul kepada Tempo, Selasa, 29 November 2011.

    Minimnya anggaran yang dimiliki klub, kata Samsul, menjadi kendala pelunasan pembayaran kontrak. Namun dia membantah jika dikatakan sampai saat ini PT Minangkabau, selaku konsorsium yang mengambil alih Persik, belum mengucurkan anggaran sama sekali. Setiap bulan mereka memberikan dana sesuai dengan bujet yang diajukan manajemen Persik, dari total nilai subsidi sebesar Rp 8 miliar per tahun.

    Meski hanya mampu memberikan uang pengikat, Samsul optimistis tak ada seorang pun pemainnya yang kecewa. Bahkan mereka siap melakoni pertandingan Divisi Utama yang dijadwalkan dimulai tanggal 10 Desember 2011 mendatang. “Kami sudah berjanji akan melunasi jika uang dari konsorsium turun semua,” katanya.

    Pelatih Joko Malis mengatakan timnya telah siap berlaga di Divisi Utama. Dia berjanji anak asuhnya akan bermain bagus tanpa memikirkan urusan kontrak yang belum beres. “Soal kontrak itu urusan manajemen,” katanya.

    Hal ini dibenarkan oleh salah seorang pemain, yang enggan disebutkan identitasnya. Dia mengatakan memahami kesulitan yang dialami manajemen dan siap bermain penuh membela skuad berjuluk Macan Putih itu. “Manajer sudah membuat kesepakatan tertulis kok,” katanya.

    HARI TRI WASONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.