Profil Andik Vermansyah, Messi dari Surabaya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain tim nasional Indonesia Selection Andik Vermansyah (kiri) membayangi pemain LA Galaxy David Beckham pada pertandingan persahabatan di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (30/11). LA Galaxy menang 1-0. TEMPO/Zulkarnain

    Pemain tim nasional Indonesia Selection Andik Vermansyah (kiri) membayangi pemain LA Galaxy David Beckham pada pertandingan persahabatan di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (30/11). LA Galaxy menang 1-0. TEMPO/Zulkarnain

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Ia disebut-sebut sebagai Lionel Messi asal Surabaya. Energik, lincah, pekerja keras di lapangan, serta mungil badannya. Andik Vermansyah melambung namanya usai pertandingan Tim Nasional Indonesia Selection melawan LA Galaxy di Gelora Bung Karno, Rabu, 30 November 2011 petang.

    Andik mencuri perhatian karena permainannya di lapangan tengah yang merepotkan pemain Galaxy. Pemain dengan tinggi 162 sentimeter itu terjungkal setelah mendapat takle keras David Beckham. Wow, takling dari bintang dunia ini malah membuat Andik bangga. Kejadian takle itu membuat pria kelahiran Jember mendapat hadiah berupa kaos Beckham.

    "Bukan saya yang minta, dia (Beckham) yang ngasih, hadiah dari tackle," kata Andik melalui akun Twitter-nya. "Thank you Becks dan saya mendapat signature-nya."

    Aksi Andik di lapangan mengundang banyak pujian. Ribuan penonton di Gelora Bung Karno memberi tepuk tangan. Dari semua pemain tim nasional, Andik dan Greg Nwokolo disebut sebagai pemain berbakat oleh pelatih LA Galaxy, Bruce Arena.

    Andik memulai karier sepak bola sejak remaja di Persebaya. Ia membawa tim Persebaya U-18 menjadi juara Liga Remaja Regional Jawa Timur pada 2007. Andik menyumbangkan emas bagi Kota Surabaya dalam Pekan Olahraga Provinsi 2007.

    Bakat Andik terus terasah dan masuk tim Persebaya Surabaya pada usia 17 tahun. Ia termasuk pemain termuda di tim berjuluk "Bajul Ijo" ini. Andik lalu dipanggil memperkuat tim Jawa Timur dalan Pekan Olahraga Nasional 2008 di Kalimantan dan turut andil menyumbangkan emas.

    Persebaya bersalin rupa menjadi Persebaya 1927 yang berlaga di Liga Primer Indonesia. Andik memilih bertahan di Surabaya. Persebaya beruntung bisa memiliki gelandang energik, cepat dan ngotot di lapangan ini.

    Andik semakin melambung ke tingkat nasional setelah dipanggil dalam skuad tim nasional U-23 di bawah besutan pelatih Rahmad Darmawan. Ia memperlihatkan permainan cepat dalam SEA Games XXVI meski tim Indonesia hanya mendapat perak setelah kalah dari Malaysia.

    Andik benar-benar menjadi bintang setelah lawan Galaxy. Ia dipuji langsung pelatih Galaxy Bruce Arena. Bukan tak mungkin, Messi van Surabaya ini akan berkiprah di Amerika Serikat. Selangkah lagi Andik menjadi pesepakbola dunia.


    BIODATA:

    Nama Lengkap: Andik Vermansyah
    Tempat Lahir: Jember
    Tanggal Lahir: 23-11-1991
    Kebangsaan: Indonesia
    Posisi: Gelandang
    Tinggi: 162 sentimeter
    Berat: 57 kilogram

    Penghargaan

    * 2008 Perunggu POM ASEAN (Timnas Mahasiswa)
    * 2008 Emas PON XVII Kaltim (Jatim)
    * 2007 Emas Porprov I (Kota Surabaya)
    * 2007 Juara Liga Remaja Regional Jatim (Persebaya U-18)

    Karier :

    2008 - 2010 - Persebaya Surabaya
    2011 - sekarang - Persebaya 1927
    Tim Nasional U-23

    YMR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.