Peluang Spurs Lolos Tipis, Redknapp Pasrah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Harry Redknapp. AP/Kirsty Wigglesworth

    Harry Redknapp. AP/Kirsty Wigglesworth

    TEMPO Interaktif, London - Pelatih Tottenham Hotspurs, Harry Redknapp, mengakui peluang timnya untuk lolos ke babak 32 besar Liga Europa sangat tipis usai kalah 1-2 dari PAOK, Rabu waktu setempat, 30 November 2011.

    Kekalahan tersebut membuat Spurs tertahan di posisi ketiga klasemen Grup A dengan perolehan tujuh poin. Sementara bagi PAOK, kemenangan itu membuatnya lolos ke babak selanjutnya. Posisi Spurs pun kini semakin sulit. Selain wajib menang atas Shamrock Rovers, Luka Modric dan kawan-kawan berharap PAOK bisa mengalahkan Rubin Kazan di partai pamungkas 15 Desember 2011 mendatang.

    “Saya kecewa karena kami tidak akan masuk 32 besar,” kata Redknapp yang membesut Spurs sejak 2008. “Peluangnya sangat tipis. Sangat sulit sekarang. Saya ingin bertahan di kompetisi ini, namun itu tidak terjadi.”

    Redknapp pun mengakui kekalahan itu tak lepas dari gol cepat yang diciptakan PAOK. Dalam waktu 15 menit, Spurs langsung kebobolan dua gol. Dan kedua gol tersebut terjadi karena lemahnya koordinasi lini belakang tim berjuluk The Lily Whites itu. Namun Redknapp tidak ingin menyalahkan anak asuhnya.

    “Tidak ada seorang pun yang perlu kami salahkan,” kata Redknapp seperti dikutip di situs resmi klub. “Kami memberikan PAOK dua gol di menit-menit awal. Melihat gol yang terjadi di lini belakang, itu sangat buruk.”

    Spurs sebenarnya mempunyai peluang usai pemain PAOK mendapat kartu merah pada menit ke-38, ditambah penalti yang diberikan juga sukses dimaksimalkan Modric. Namun hingga pertandingan usai, klub London Utara itu gagal mencetak gol tambahan. Redknapp menilai banyaknya pemain yang bertumpuk di lini belakang PAOK membuat anak asuhnya tak mampu berbuat banyak.

    “Ini seperti dalam latihan. Anda menaruh delapan pemain di sana dan kami terus menyerang. Itu sangat sulit. Kami bermain selama 50 menit dan tidak mendapatkan gol,” ungkapnya.

    Meski demikian, Redknapp memuji penampilan PAOK yang mampu mempertahankan keunggulan. Padahal PAOK hampir selama satu jam bermain dengan 10 pemain.

    “Ini mengecewakan karena kami ingin menang di setiap pertandingan dan kami mempunyai kesempatannya. Pujian pantas diberikan kepada lawan, karena mereka bermain sangat baik,” tandasnya.

    DAILY MAIL | TOTTENHAM HOTSPURS | IRVAN SAPUTRA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.