PSSI Papua: Rahmad Layak Latih Timnas Senior

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO Interaktif, Jayapura – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Provinsi Papua mendukung penuh usulan naiknya Rahmad Darmawan sebagai pelatih nasional sepak bola senior, menggantikan Wim Rijsbergen. Menurut Wakil Ketua Umum PSSI Papua, Usman Fakaubun, sosok Indonesia asli amat tepat memimpin timnas yang terpuruk dari sejumlah pertandingan di kualifikasi Pra-Piala Dunia 2014.

    “Kami tidak mau begitu saja mendukung. Rahmad Darmawan wajar jadi pelatih. Yang kami dukung adalah sudah saatnya orang Indonesia asli yang melatih timnas,” kata Usman, Jumat, 2 Desember 2011.

    Dia mengatakan sosok Rahmad begitu terampil dan bertangan dingin. Ia juga telah membuktikan kelihaiannya mendampingi timnas U-23 yang sukses merebut medali perak pada ajang SEA Games XXVI. “Dia bagus, lawan LA Galaxy saja hasilnya cuma 0-1. Itu prestasi baik, artinya dugaan semula kan hasilnya bisa lebih dari itu,” ujar Usman.

    Namun Usman enggan menjawab apakah PSSI Papua mendukung penuh Rahmad melatih timnas senior. “Itu seperti menggiring kami untuk memilih RD (Rahmad Darmawan). Biarlah itu kewenangan PSSI pusat yang menentukan,” ucapnya.

    Menurut dia, pelatih asing dengan kemampuannya tentu sangat dibutuhkan timnas. “Tapi apakah pemain bisa memahami mereka? Ini yang masalah, jangan sampai pelatih bilang A, yang dimengerti pemain adalah B, akhirnya tidak ketemu itu yang dimaksud,” kata dia.

    Usman menyarankan agar PSSI pusat mengkaji kepelatihan timnas yang sudah berturut-turut dipimpin pelatih asing. “Dari Alfred Riedl hingga Wim Rijsbergen semuanya orang asing, memangnya Indonesia tidak punya pelatih tangguh?” ujar dia lagi.

    Rahmad dinilai mampu menciptakan permainan yang enak ditonton. Semasa bersama Persipura, ia diancungi jempol karena membawa pasukan Merah Hitam merebut tropi Liga Indonesia pada 2005. pada 2007, Rahmad juga berhasil mengangkat piala Liga Indonesia bersama Sriwijaya FC.

    Bahkan selama tiga tahun berturut turut, 2008, 2009 dan 2010, RD sukses mengantarkan Laskar Wong Kito meraih trofi Piala Indonesia. “Soal RD atau Wim itu sah-sah saja, tapi tentunya ada saat di mana kita juga bisa melatih timnas senior,” kata Usman.

    JERRY OMONA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?