KLB Bukan Solusi Penyelesaian Dualisme Kompetisi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO Interaktif, Surakarta – Ketua Pengurus Cabang Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Solo, Hadi Rudyatmo, menilai usulan dari beberapa anggota Komite Eksekutif untuk menyelenggarakan kongres luar biasa (KLB) sebagai penyelesaian dualisme kompetisi, bukan solusi utama.

    Sebelum menuju KLB, kata Hadi, sebaiknya diselesaikan secara kekeluargaan. “Jika masing-masing pihak mau meredam ego, saya rasa bisa selesai tanpa KLB,” kata Hadi, Selasa, 6 Desember 2011.

    Kedua belah pihak, baik Liga Prima Indonesia (LPI) maupun Liga Super Indonesia (LSI), sebaiknya duduk bersama untuk menyelesaikan persoalan dualisme kompetisi. Acuannya, kompetisi harus merujuk pada keputusan yang diambil sebelumnya. Yaitu peserta kompetisi level satu adalah dari LSI, jumlah peserta antara 12-24 klub, dan untuk klub yang sebelumnya terkena sanksi, seperti Persibo Bojonegoro, PSM Makassar, dan Persema Malang, harus memulai kompetisi dari tingkat paling bawah.

    “Saya rasa kalau semuanya mau berpegangan pada keputusan yang sudah diambil, dualisme kompetisi itu selesai,” tuturnya.

    Tetapi jika memang sudah tidak bisa diselesaikan dengan diskusi dan harus dengan KLB, dia pun tidak mempermasalahkan. Bahkan Solo dikatakannya siap kembali menjadi tuan rumah KLB setelah sebelumnya KLB digelar pada 9 Juli lalu. “Misal, Solo kembali ditunjuk, kami siap,” tegasnya.

    Menurut mantan anggota Komite Normalisasi ini, KLB di Solo pada 9 Juli bertujuan untuk memilih kepengurusan baru yang lebih baik. Namun ternyata harapan itu tidak sesuai kenyataan karena pengurus yang baru tidak bisa mengelola organisasi dengan baik.

    “Buktinya malah ada dualisme kompetisi. Seandainya sedari awal Ketua Umum PSSI tegas dalam bersikap, tidak ada kejadian seperti ini,” ujarnya. Yang jelas, dia berharap dualisme kompetisi segera diakhiri agar sepak bola Indonesia menjadi lebih baik.

    UKKY PRIMARTANTYO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPnBM Nol Persen, Cara Mudah Hitung Harga Mobil Baru Honda Brio

    Harga baru berlaku setelah penerapan PPnBM Nol Persen mulai Senin, 1 Maret 2021. Diskon terhadap PPnBM ini berlaku pula untuk Honda Brio.