Persib Bekap Sriwijaya FC 1- 0  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Persib Bandung. TEMPO/Prima Mulia

    Persib Bandung. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO Interaktif, Bandung - Persib Bandung membekap Sriwijaya FC 1-0 dalam laga lanjutan Liga Super Indonesia 2011-2012 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu petang ini, 7 Desember 2011. Gol tunggal kemenangan Persib dilesakkan gelandang Miljan Radovic lewat tendangan penalti di menit ke-18.

    Gol berawal dari sepak pojok Miljan di sudut kanan pertahanan Sriwijaya. Bola umpan melambung itu tadinya hendak diusir gelandang Sriwijaya Firman Utina. Namun tangan Firman dinilai keburu menyentuh bola di dalam kotak terlarang dan wasit Maslah Iksan langsung menunjuk titik putih.

    Miljan yang didaulat mengeksekusi hadiah tendangan dari titik putih tak membuang peluang. Tembakannya menerobos gawang Laskar Wong Kito tanpa mampu dibendung kiper Ferry Rotinsulu.

    Gol Miljan ini tak ayal langsung disambut gemuruh riang ribuan bobotoh yang memenuhi Stadion. Persib sementara unggul 1–0.

    Sriwijaya sejak babak pertama dimulai sejatinya lebih menguasai permainan. Pada menit ke-5 penyerang Wong Kito Keith Kayamba berhasil menusuk ke jantung pertahanan Persib. Sayang tembakannya masih belambung di atas mistar kiper Persib Jandry Pitoy.

    Sriwijaya juga masih punya beberapa peluang di babak pertama dan kedua antara lain lewat Siswanto dan Supardi, tapi tak satu pun berbuah gol. Masuknya penyerang Hilton Moreira yang menggantikan Siswanto saat babak kedua dimulai tak membuat Sriwijaya mampu menyamakan kedudukan.

    Alih-alih mencetak gol, Laskar Wong Kito justru terpaksa bermain dengan hanya sepuluh pemain setelah bek Nova Arianto diganjar kartu merah di babak kedua. Pada menit ke-76 Nova mendapat kartu kuning kedua lantaran mengganjal keras gelandang Persib Atep.

    Sebelumnya, kala laga baru berjalan satu menit, Nova mendapat kartu kuning pertama. Saat itu eks pemain Persib ini juga melakukan pelanggaran keras terhadap Atep.

    Pelatih Persib Drago Mamic bersyukur timnya kembali menang dalam laga kedua Liga Super petang ini. Ia pun mengucapkan selamat kepada para pemainnya yang telah berjuang maksimal.

    "Juga selamat kepada Sriwijaya yang sebagai tim kuat sudah tampil bagus," ujarnya saat jumpa pers seusai pertandingan di Stadion Si Jalak Harupat, Rabu, 7 Desember 2011.

    Drago mengakui, terutama di babak pertama, tim tamu lebih dominan di lapangan. "Karena yang lebih penting adalah kemenangan. Setiap pelatih senang jika timnya menang 1-0," katanya.

    Drago pun tetap puas meski anak-anak asuhannya kali ini kembali unggul hanya lewat gol dari hadiah tembakan di titik putih. Ia menolak mengomentari keputusan wasit yang menganggap Firman Utina menyentuh bola dengan tangan di kotak terlarang.

    Alasannya, dia belum melihat hasil rekaman video seluruh pertandingan kali ini. "Yang jelas tim hari ini main lebih baik ketimbang saat melawan Persiram Raja Ampat," tutur dia.

    Pelatih Sriwijaya Kas Hartadi mengaku kecewa skuadnya kali ini kalah. Namun ia tetap memberikan ucapan selamat bagi tim tuan rumah.

    "Sebetulnya kami lebih menguasai lapangan di babak pertama. Hanya, setelah terjadi gol Persib lewat tendangan penalti, agak berubah," katanya. "Kami juga punya banyak peluang mencetak gol. Tapi kami belum beruntung.”

    Kas enggan mengomentari keputusan wasit terkait pelanggaran Firman Utina yang berbuah hadiah tendangan penalti buat Persib ataupun hukuman kartu merah buat Nova Arianto. "Itu memang hak keputusan wasit," katanya.

    Persib Bandung :
    Jandry C. Pitoy (Kiper), Maman Abdurahman (kapten), Herman Abanda, Zulkifli Syukur, Tony Sucipto, Robbie Gaspar, Hariono (Hendra Ridwan), M. Ilham, Miljan Radovic (Budiawan), Atep, Airlangga (Aliyudin)

    Sriwijaya FC :
    Ferry Rotinsulu (kiper), T. Gathusy, Nova Arianto (kartu merah), Supardi, Mahyadi Panggabean, Lim Jung Sik, Ponaryo Astaman (Kapten), Firman Utina (Rahmat Rivai), Keith Kayamba Gumbs, Siswanto (Hilton Moreira), M. Ridwan

    ERICK P HARDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?