Mata : Silva Tampil Fantastis Bersama City  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Juan Mata. AP/Tom Hevezi

    Juan Mata. AP/Tom Hevezi

    London - Pemain sayap Chelsea, Juan Mata, sangat memuji penampilan sahabatnya, David Silva, bersama Manchester City musim ini. Namun, Mata berjanji akan menyingkirkan rasa persahabatannya dengan Silva, saat keduanya bertemu di dalam satu pertandingan.

    Chelsea akan menjamu City di Stamford Bridge dalam lanjutan Liga Primer Inggris, Selasa 13 Desember 2011. Ini adalah kali pertama bagi Mata dan Silva bertanding sebagai musuh satu sama lain. Padahal, kedua pemain asal Spanyol ini pernah bermain bersama, ketika masih berkostum Valencia.

    Mata mengatakan, Silva memiliki tahun yang fantastis bersama City. Tapi, katanya, dia tidak akan membiarkan sahabatnya itu mendapatkan tiga angka dengan mudah dari The Blues. "Musim ini dia sangat-sangat baik. Karena, mampu menunjukkan level permainannya dengan baik. Namun, saat ini saya hanya memikirkan tentang kemenangan,” ujarnya.

    Meskipun saat ini The Blues tertinggal 10 angka dari The Citizens, Mata tetap percaya timnya mampu memangkas selisih angka tersebut. “Manchester City adalah tim hebat di Liga Primer Inggris. Tapi, masih ada beberapa pertandingan yang belum terselesaikan hingga akhir musim. Jadi, kami akan tetap berusaha setiap minggu untuk meraih kemenangan, dan mendekatkan diri dengan pemimpin klasemen,” dia menegaskan.

    Pemain berusia 23 tahun ini berencana akan bertukar kaos dengan sahabat karibnya itu setelah pertandingan. "Dia adalah teman saya. Dia juga tampil sangat baik membela Manchseter City musim ini. Saya juga berencana akan bertukar kaos dengan dia.”

    SOCCERWAY | SINGGIH SOARES

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    TEMPO Interaktif, Jakarta -


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.