Buffon Tolak Bicara Scudetto  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gianluigi Buffon. AP/Salvatore Laporta

    Gianluigi Buffon. AP/Salvatore Laporta

    TEMPO Interaktif, Roma – Kiper Juventus, Gianluigi Buffon, mengatakan merupakan sikap yang gila untuk berbicara tentang peluang besar timnya memenangi scudetto musim ini menjelang laga tandang mereka melawan AS Roma di Olimpico, Senin 12 Desember 2011.

    Saat ini Bianconeri masih memuncaki klasemen sementara Serie A dengan 29 poin dari 13 pertandingan, unggul satu poin atas Lazio yang telah memainkan 14 pertandingan serta dua poin di atas AC Milan dan Udinese.

    Juventus juga tercatat sebagai satu-satunya tim yang belum terkalahkan di Serie A musim ini dengan perincian delapan kemenangan dan lima hasil imbang. Namun Buffon memperingatkan rekan-rekannya agar tak langsung terbuai dengan mimpi indah merebut scudetto.

    “Kami membutuhkan banyak ketenangan di sini,” kata Buffon kepada Tuttosport. “Ada terlalu banyak pertandingan yang masih harus dimainkan, termasuk seluruh paruh kedua musim ini."

    “Perjalanan masih terlalu panjang dan saya benar-benar tak ingin membuat para fan terbuai. Jika saya mengatakan kata berawalan hurup S itu, berarti saya gila. Saya tak menolak mengatakan kata itu hanya untuk bersikap rendah hati.

    “Jangan lupa pada Desember musim lalu kami berada di peringkat kedua, kemudian nasib buruk melanda kami. Begitu banyaknya yang cedera, setidaknya enam pemain sekaligus, membuat musim kami menguap."

    “Lagi pula jika harus kehilangan satu atau dua pemain penting, kami akan bisa melihat apakah tim ini bisa melakukannya tanpa mereka,” ujar Buffon.

    “Dalam momen sulit seperti itu, jika saatnya tiba, kami bisa tahu seberapa bagus skuad ini sesungguhnya.”

    FOOTBALL-ITALIA | A. RIJAL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.