Juventus Mendominasi Daftar Pemain Terburuk 2011  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Milan Krasic. AP/Fabio Ferrari, Lapresse

    Milan Krasic. AP/Fabio Ferrari, Lapresse

    TEMPO Interaktif, Roma - Bukan hanya pemain-pemain berprestasi saja yang mendapatkan gelar. Di Italia, pemain-pemain yang dianggap gagal pun bisa diberi "penghargaan". Sebanyak 10 pemain terkenal dicalonkan sebagai peraih predikat Pemain Terburuk Tahun Ini atau Bidone d’Oro (Tempat Sampah Emas).

    Bidone d’Oro merupakan "gelar" yang diberikan oleh Radio 2 Italia kepada pemain-pemain yang dianggap tampil buruk sepanjang musim di Seri A. Biasanya nominenya adalah para pemain bintang yang gagal bersinar.

    Kesepuluh pemain yang masuk calon peraih gelar itu antara lain Amauri (Juventus/Parma), Felipe Melo (Juventus), Eduardo (Genoa), Milos Krasic (Juventus), Diego Milito (Inter), Adrian Mutu (Cesena), Santiago Silva (Fiorentina), Mauro Zarate (Lazio/Inter), Luca Toni (Juventus), dan Diego Forlan (Inter).

    Sejak dimulainya pemberian gelar ini pada 2003, tidak hanya soal performa pemain di lapangan yang jadi sorotan, tapi juga transfer-transfer buruk yang dibuat klub Seri A. Tengok saja dari daftar tersebut nama Forlan dan Amauri ikut bersaing. Forlan dibeli dari Inter musim ini tapi tidak bisa bermain di Liga Champions. Sementara Amauri tidak pernah dimainkan Juve.

    Penentuan pemenang akan dilakukan melalui sistem voting oleh para pendengar Radio 2. Pengumuman pemenang sendiri akan dilakukan bersamaan dengan terpilihnya pemain terbaik dunia FIFA Ballon d’Or.

    Adriano menjadi pemain yang paling sering mendapatkan gelar tersebut. Tiga kali penyerang asal Brasil itu mendapat predikat terburuk pada 2006, 2007, dan 2010.

    FOOTBALL-ITALIA | IRVAN SAPUTRA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.