Lawan Arsenal, Jadi Momen Kebangkitan City

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Roberto Mancini. AP/Jon Super

    Roberto Mancini. AP/Jon Super

    TEMPO Interaktif, Manchester – Laga Manchester City kontra Arsenal, Minggu 18 Desember 2011, akan menjadi momen kebangkitan pasukan Roberto Mancini, setelah mereka menelan kekalahan pertama di Liga Primer Inggris, dari Chelsea.

    Secara mengejutkan, The Citizens ditaklukan oleh Chelsea dengan skor 2-1 di Stamford Bridge, Selasa dini hari WIB. Padahal, mereka unggul terlebih dulu berkat gol cepat Mario Balotelli di menit kedua. Akan tetapi, Chelsea mampu  membalikkan keadaan melalui sumbangan gol Raul Meireles (34’) dan Frank Lampard (penalti, 82’).

    Manchester Biru saat ini masih memimpin klasemen sementara Liga Primer dengan perolehan 38 poin, atau hanya berselisih dua angka dengan rival mereka, Manchester United. Sedangkan Arsenal menempati posisi lima dengan raihan 29 angka.

    “Saya pikir, saat ini kami harus kuat. Setelah satu kekalahan, kita jadi tahu apa yang harus dilakukan. Kini, kami lebih kuat lagi,” kata Mancini.

    Mancini mengungkapkan, timnya tidak memiliki masalah untuk bangkit dari kekalahan. “Saya yakin kami akan melakukannya lagi saat melawan Arsenal. Namun, Arsenal saat ini sedang dalam performa yang baik,” tuturnya.

    “Pastinya ini akan menjadi laga yang sulit. Namun yang terpenting adalah kita sedang berjuang untuk meraih kemenangan kembali.”

    Senada dengan Mancini, Kapten The Citizens, Vincent Kompany, menegaskan, kekalahan dari Chelsea membuat membuat mereka lebih lapar lagi. “Kami ingin memainkan sepak bola sebisa dan secepat mungkin. Kami tidak ingin kalah,” pungkas dia.

    SOCCERNET | SINGGIH SOARES



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.