Petr Cech Akui Kesalahannya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP Photo

    AP Photo

    TEMPO.CO, London - Penjaga gawang Chelsea, Petr Cech, menyesalkan blunder yang dibuatnya kala The Blues berhadapan dengan Wigan, 17 Desember 2011. Pasalnya akibat kesalahan Cech itu Chelsea gagal meraup poin penuh.

    Pada menit ke-88 Cech tidak berhasil menangkap dengan sempurna tendangan mendatar Hugo Rodallega. Alhasil bola yang lepas dengan mudah disambar Jordi Gomez. Padahal Chelsea sendiri sudah unggul lewat Daniel Sturridge setengah jam sebelumnya.

    “Saya seharusnya bisa melakukannya lebih baik lagi. Namun ketika Anda tidak melihat bola, sulit melakukannya. Saya harus menerima gol itu, tapi hal tersebut tidak bisa dibanggakan,” kata Cech mengomentari blunder yang dibuatnya.

    Chelsea gagal melanjutkan tren positif mereka setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 dengan tuan rumah Wigan Athletic di DW Stadium, Minggu dini hari, 18 Desember 2011. Hasil ini menyudahi rekor kemenangan beruntun yang sempat diraih The Blues dalam tiga laga sebelumnya.

    Kesialan penjaga gawang asal Republik Cek itu tidak hanya sampai di situ. Soalnya akibat hasil imbang tersebut Chelsea kehilangan kesempatan naik ke posisi ketiga karena Tottenham Hotspurs berhasil meraih kemenangan.

    Cech pun ingin membayar kesalahan pada laga berikutnya melawan Spurs. Kemenangan akan semakin berharga bagi tim London Barat itu karena melawan pesaing langsung mereka di papan atas.

    “Ini bukan poin yang ideal karena kami ingin meraih tiga angka. Tapi kami masih punya pertandingan berikutnya melawan Spurs, dan kami harus mendapatkan poin ideal itu kembali,” ujar dia.

    Saat ini The Lilywhites masih unggul dua poin dari skuad asuhan Andre Villas-Boas itu. Meski demikian Spurs masih menyimpan satu laga yang belum dimainkan.

    SOCCERNET | IRVAN SAPUTRA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.