Pengelola Gelora Sriwijaya Perbaiki Rumput Sendiri  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Api SEA Games XXVI yang berada di kalderon sesaat sebelum di padamkan saat penutupan SEA Games XXVI di stadio Sriwijaya, Jakabaring Sport City, Palembang, Sumatera Selatan (22/11). Pesta olah raga yang telah berlangsung di Jakarta dan Palembang ini secara resmi ditutup oleh wapres Boediono. ANTARA/M Risyal Hidayat

    Api SEA Games XXVI yang berada di kalderon sesaat sebelum di padamkan saat penutupan SEA Games XXVI di stadio Sriwijaya, Jakabaring Sport City, Palembang, Sumatera Selatan (22/11). Pesta olah raga yang telah berlangsung di Jakarta dan Palembang ini secara resmi ditutup oleh wapres Boediono. ANTARA/M Risyal Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Manajemen Sriwijaya FC dan pengelola Gelora Sriwijaya Jakabaring atau terpaksa mengelurakan dana pribadi untuk memperbaiki kerusakan lapangan dan rumput Gelora Sriwijaya. Panitia penyelenggara SEA Games (Inasoc) hingga kini belum memperlihatkan komitmen untuk memperbaikinya.

    Kondisi sebagian besar tanah dan rumput di lapangan bola Gelora Sriwijaya sudah hampir sebulan ini rusak akibat tertutup papan tripleks saat digunakan untuk upacara pembukaan SEA Games. “Inasoc sempat berjanji akan bertanggung jawab dan memperbaikinya. Namun hingga sekarang belum juga ada tanda-tanda. Jadi kami swadana dan perbaiki sendiri,” kata Fikri, koordinator Gelora Sriwijaya, Senin 26 Desember 2011.

    Untuk perbaikan secara menyeluruh Gelora Sriwijaya telah menyiapkan ratusan bibit dan pupuk NPK impor dari Norwegia sebanyak 400 kilogram. Perbaikan serentak akan dilakukan dalam pekan ini. “Semua sudah siap, pupuk, bibit, dan 300 pekerja. Sekarang tinggal aksi dan hanya butuh waktu satu hari menyulam bibit itu,” kata Fikri.

    Namun setelah disulam mereka akan memberikan waktu tunas rumput tumbuh sekitar dua pekan hingga klub Sriwijaya FC kembali melakoni laga kandang melawan Gresik United FC pada 12 Januari 2012.

    Jika turun hujan, pertumbuhan rumput diprediksi akan semakin cepat. “Saya kira waktunya cukuplah sebelum SFC tanding kandang,” kata dia. Fikri tak mengira kerusakan rumput akan separah dan sebanyak saat ini.

    Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin mengatakan Inasoc tak perlu dibebani lagi dengan persoalan tersebut. "Kami cari solusi sendiri," kata dia.

    Adapun Ketua Inasoc Muddai Madang beberapa waktu lalu berjanji memperbaiki rumput Gelora Sriwijaya yang rusak. “Kami tetap akan memperbaiki,” kata Muddai.

    PARLIZA HENDRAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.