Arsenal Sodorkan Kontrak Peminjaman Henry  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Thierry Henry. gala.fr

    Thierry Henry. gala.fr

    TEMPO.CO, London - Kabar kembalinya Thiery Henry ke Arsenal semakin kencang. Seperti dilansir situs Daily Mail, pelatih The Gunners, Arsene Wenger, dikabarkan sudah menyodorkan kontrak berdurasi dua bulan untuk meminjam pemain asal Prancis itu dari New York Red Bulls.

    Wenger sendiri sebelumnya mengungkapkan untuk membawa pulang Henry. Harapannya, pemain berusia 34 tahun itu bisa membantu daya gedor Arsenal. Soalnya, Arsenal akan ditinggalkan dua pemain depannya, Gervinho dan Marouane Chamakh, bulan depan. Kedua pemain itu akan membela negaranya masing-masing di Piala Afrika.

    Henry pun saat ini sedang berlatih di klub London Utara itu. Pasalnya, kompetisi sepak bola Amerika (MLS) masih libur dan baru akan kembali pada Maret tahun depan. Jika pemain yang akrab disapa Titi itu jadi dipinjam, maka Henry bisa dimainkan pada tujuh pertandingan Arsenal periode Januari-Februari, termasuk laga di Liga Champions melawan AC Milan.

    Skuad Arsenal sendiri menyambut baik rencana Wenger untuk mendatangkan mantan pemain Barcelona itu. Salah satunya pemain belakang, Per Mertesacker. “Saya senang berlatih bersamanya, dia bermain dengan sangat baik. Berlatih bersama dia merupakan pengalaman yang hebat. Dia masih menunjukkan sikap yang sama seperti masih bermain di Arsenal dulu,” ujar Mertesacker.

    Henry bisa dibilang sebagai pemain legendaris Arsenal. Dia merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah klub. Henry menciptakan 226 gol dalam kurun waktu 1999 hingga 2007. Pada periode itu, Henry juga meraih dua gelar Liga Primer Inggris bersama Arsenal. Bulan lalu, sebuah patung juga dibuat di depan Emirates Stadium sebagai tanda penghormatan untuk Henry.

    DAILY MAIL | IRVAN SAPUTRA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.