Persib Belum Ambil Keputusan Soal Liga Prima  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Persibo Bojonegoro. ANTARA/Aguk Sudarmojo

    Persibo Bojonegoro. ANTARA/Aguk Sudarmojo

    TEMPO.CO,Bandung - Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Kuswara S. Taryono, menyatakan pihaknya belum mengambil keputusan terkait dengan surat PSSI bulan lalu agar Maung Bandung kembali ke Liga Prima Indonesia (LPI) dengan tenggat 6 Januari 2011.

    Ia pun mengaku belum menerima informasi resmi dari PSSI soal perpanjangan tenggat dari 6 Januari menjadi 9 Januari. "Kami masih membahas surat itu dan sampai sekarang belum mengambil keputusan. Patokan kami juga tetap surat resmi dari PSSI tentang tenggat 6 Januari karena belum ada pemberitahuan resmi lagi dari PSSI," ujar Kuswara saat dihubungi, Senin, 2 Januari 2011.

    Ia enggan mengomentari pernyataan Agus Yasmin bahwa Maung memberi sinyal positif untuk kembali ke Liga Prima. "Pak Agus Yasmin memang yang mengantarkan surat. Tapi yang jelas kami akan merespons surat atau ajakan dari mana pun atau siapa pun yang ingin sepak bola Indonesia lebih maju dan menjawabnya dengan keputusan yang kami bahas bersama," ujar dia.

    Kuswara juga mengatakan Persib Bandung akan tetap konsentrasi melakoni laga lanjutan Liga Super Indonesia 2011-2012 sesuai dengan jadwal. "Untuk pertandingan kami tetap akan konsentrasi. Tanggal 5 Januari nanti kami akan menjamu PSAP Sigli," katanya. "Nanti kalau pembahasan kami sudah menghasilkan keputusan sikap Persib, tentu akan kami umumkan," ucap Kuswara.

    Hal senada diungkapkan Direktur PT Persib M. Farhan. Yang pasti, kata dia, Persib akan lebih mengedepankan kepentingan klub. "Karena satu-satunya yang perduli pada nasib Persib, ya Persib sendiri. Kami juga berkomunikasi intensif dengan sesama klub anggota liga, untuk mengompakkan langkah," katanya.

    ERICK P HARDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.