Mancini: Aneh, Kini Banyak Kartu Merah di Inggris

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Roberto Mancini pada pertandingan Piala FA melawan Manchester United di Stadion Etihad, Manchester, Inggris, Minggu (8/1). AP/Scott Heppell

    Roberto Mancini pada pertandingan Piala FA melawan Manchester United di Stadion Etihad, Manchester, Inggris, Minggu (8/1). AP/Scott Heppell

    TEMPO.CO, Manchester - Pelatih Manchester City, Roberto Mancini, menilai tantangan merebut gelar Liga Primer Inggris datang dari hiruk-pikuk kartu merah. Ia khawatir sepak bola Inggris bisa tenggelam jika wasit gampang mengobral kartu merah.

    Dalam 16 pertandingan terakhir, lima di antaranya harus dilalui The Citizens dengan 10 pemain. Mancini masih mempertanyakan empat dari lima kartu merah (langsung atau tidak langsung) yang diterima tim besutannya.

    Mancini merasa bahwa kartu merah Vincent Kompany melawan Manchester United pada Minggu, 8 Januari 2012, serta kuning kedua untuk Gareth Barry, Gael Clichy, dan Mario Balotelli dalam enam minggu terakhir merupakan keputusan yang buruk.

    “Sungguh aneh, di Inggris sekarang ada banyak kartu merah,” kata Mancini. “Kompany tidak melakukan apa pun, namun mereka memberikan kartu merah. Juga untuk Clichy saat melawan Chelsea, untuk Gareth Barry. Saya tidak memahami hal ini.”

    Kompany terancam dijatuhi sanksi tidak boleh membela Manchester City sebanyak empat pertandingan. Namun pihak The Citizens belum mengajukan banding. Jika Kompany terkena sanksi, itu akan menjadi pukulan telak karena City terlebih dahulu ditinggal Kolo Toure dan Yaya Toure untuk tampil di Piala Afrika.

    MANCHESTER EVENING NEWS | ANTON WISHNU


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.