Main Kandang, Persisam Bertekad Lumat Pelita Jaya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Persisam Samarinda. TEMPO/Cunding Levi

    Persisam Samarinda. TEMPO/Cunding Levi

    TEMPO.CO, Samarinda - Persisam Putra Samarinda benar-benar akan memanfaatkan peluangnya sebagai tuan rumah saat menjamu Pelita Jaya pada laga lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) di Stadion Segiri Samarinda, Jumat, 13 Januari 2012. Tim berjuluk Pesut Mahakam ini bertekad meraih poin dengan kekuatan penuh.

    "Ini laga tuan rumah, kami harus menang," kata pelatih Persisam Putra, Daniel Roekito, Kamis, 12 Januari 2012. Pada laga kali ini Persisam akan diperkuat seluruh pemain intinya. Cristian Gonzales dan Ronald Fagundez dipastikan turun karena sudah lepas dari sanksi akumulasi kartu. Begitu pula dengan Supriyono dan Eka Ramdani yang telah pulih dari cedera.

    Meski demikian Daniel tak ingin anak-anak asuhannya terlena dengan kekuatan, apalagi dengan dukungan suporter Pusamania yang ada di belakang mereka. Daniel menilai Pelita Jaya datang ke Samarinda juga dengan target memperoleh poin.

    Mereka, kata dia, tentu datang dengan pemain-pemain inti yang bisa membubarkan impian Persisam jika lengah. Seperti Greg Nwokolo, striker yang memiliki kemampuan membongkar pertahanan sejati, bisa membuat peluang bagi striker apiknya, Safee Salli. "Safee merupakan striker bagus yang tak bisa dibiarkan," kata Dabiel.

    Dengan Pelita Jaya, Persisam pernah mengalami kekalahan saat piala SCTV beberapa waktu lalu. Persisam kalah 2-1 pada laga itu. Sebelumnya pelatih Pelita Jaya, Jajang Mulyana, bertekad mencuri poin di Samarinda. Ia memboyong semua pemain andalannya. Selain dua striker andalannya, Jajang juga memboyong Egi Melgiansyah. "Kalau kami sih cukup mendapat poin satu, tapi kalau dapat tiga poin kan lebih bagus," katanya.

    Meski bermain tandang, Jajang menyatakan tetap akan bermain menyerang. Tak ada instruksi khusus kepada pemain untuk menjaga Crintsian Gonzales. Ia menyarankan agar pemain terus mewaspadai setiap lini barisan Persisam. "Mereka memiliki pemain yang bagus di semua lini. Jadi tak ada yang harus diperlakukan khusus," katanya.

    FIRMAN HIDAYAT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?