Radja Nainggolan Diincar Juventus  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Radja Nainggolan. AP/Daniela Santoni

    Radja Nainggolan. AP/Daniela Santoni

    TEMPO.CO, Turin - Surat kabar Italia, L’unione Sarda, edisi Kamis, 12 Januari 2012, mengabarkan Juventus telah melayangkan tawaran resmi kepada Cagliari untuk mendapatkan pemain berdarah Indonesia, Radja Nainggolan.

    Surat kabar tersebut mengklaim Direktur Umum Juventus Beppe Marotta telah bertemu dengan petinggi Cagliari untuk membicarakan tentang transfer Nainggolan. Jika transfer tidak terwujud pada Januari ini, Juve masih memiliki pilihan untuk memboyong Nainggolan pada akhir musim nanti.

    Si Nyonya Tua--julukan Juventus--menawarkan uang sebesar Rp 175 miliar ditambah Albin Ekdal, pemain yang musim ini menjalani masa peminjaman di Cagliari. Bahkan Bianconeri juga mengincar bek Cagliari Davide Astori.

    Nainggolan, 23 tahun, merupakan gelandang yang menjadi target buruan klub-klub besar Eropa, salah satunya AC Milan. Sebelumnya, pada awal musim 2011-2012 Nainggolan dikabarkan akan pindah ke AC Milan.

    Pemain bertinggi 175 cm itu mengawali karier sepak bola juniornya bersama klub Germinal Brescott dari musim 2000 hingga musim 2004. Pada 2004 ia memutuskan hijrah ke Seri A Liga Italia bersama klub Piacenza. Kemudian pada awal musim 2010-2011 ia pindah ke Cagliari, bersama Cagliari ia telah tampil sebanyak 58 pertandingan dan mencetak dua gol.

    Ayah Nainggolan berasal dari Indonesia keturunan Batak. Nainggolan sendiri adalah nama keluarga Batak, sedangkan ibunya adalah seorang warga negara Belgia. Nainggolan lebih memilih membela Belgia negara tempat kelahirannya dalam ajang internasional, dibandingkan membela negara asal ayahnya Indonesia.

    FOOTBALL ITALIA | ANTON WISHNU

    Berita terkait
    Radja Nainggolan, Pemain Berdarah Indonesia Diincar AC Milan

    Juventus: Terima Kasih Indonesia


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.