Persipura Berambisi Curi Poin di Kandang PSMS Medan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • persipura

    persipura

    TEMPO.CO, Jayapura - Persipura Jayapura kembali berambisi mencuri poin di kandang lawan, PSMS Medan, dalam laga lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) musim 2011-2012 di Stadion Teladan, Medan, Rabu, 18 Januari 2012. Dalam tur Sumatera ini, tim berjulukan Mutiara Hitam itu sebelumnya sukses mendapatkan tiga poin dari PSAP Sigli dengan skor 1-0 saat berlaga di Stadion Kuta Asan, Pidie Aceh, Ahad, 15 Januari 2012.

    Pelatih Persipura Jayapura, Jacksen F. Tiago, berharap timnya bisa kembali mengamankan poin di kandang PSMS Medan. “Semoga kami kembali dapat nilai saat lawan PSMS Medan. Apalagi para pemain juga saat ini terus mengalami kemajuan, terutama melakukan pressure ke pemain lawan," kata Jacksen lewat pesan pendek di Kota Jayapura, Papua, Selasa, 17 Januari 2012.

    "Pemain depan dan pemain tengah juga lebih aktif bergerak saat tim kehilangan bola,” ujar Jacksen. Menurut Jacksen, setelah bertandang ke PSAP Sigli, kini timnya telah berada di Medan dan kembali mempersiapkan diri untuk laga menghadapi PSMS Medan besok.

    "Kami sudah di Medan dan kembali menyiapkan diri untuk laga berikutnya. Kemarin, bagi para pemain yang belum tampil, sedang jalani latihan fitness. Sedangkan pemain yang tampil, ikut spa untuk longgarkan persendian sekaligus kembalikan tenaga. Kami sedang latihan dan akan uji coba lapangan,” katanya.

    Jacksen bersyukur karena dalam tur Sumatera ini sudah sempat mendapat tiga poin dari PSAP Sigli. “Padahal laga yang dijalani itu cukup sulit dengan kondisi lapangan yang berat. Apalagi kurang istirahat akibat perjalanan panjang, sehingga untuk mengembalikan kondisi normal kembali, semua pemain masing-masing diberikan recovery. Kami optimistis, kembali akan raih poin di Medan,” katanya.

    CUNDING LEVI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.