Villas-Boas: Inggris Harus Belajar dari Spanyol

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP Photo/Lefteris Pitarakis

    AP Photo/Lefteris Pitarakis

    TEMPO.CO, London - Pelatih Chelsea, Andre Villas-Boas, menyebut sistem pembentukan pemain muda di Inggris terbilang buruk. Seharusnya, kata Villas-Boas, Inggris mencontoh Spanyol dalam membentuk para pemain sepak bola masa depan.

    Di Inggris, para pemain berbakat kesulitan mendapat kesempatan untuk tampil di level profesional. Pasalnya, kebanyakan klub Liga Primer Inggris lebih suka mendatangkan pemain dari luar negeri. Selain itu, sistem kompetisi bagi para pemain muda tidak berjalan dengan baik.

    "Dalam penilaian saya, perkembangan sistem kompetisi untuk pemain sepak bola belia di Inggris tidak benar. Ada banyak usaha untuk melakukan pembicaraan mengenai masalah ini. Namun, menurut saya, hal itu tidak pernah terlaksana,” kata Villas-Boas.

    “Kompetisi untuk tim cadangan para pemain liga tidak kompetitif. Turnamen bagi para pemain muda, seperti FA Youth Cup, juga tidak kompetitif. Menurut pendapat saya, ada hubungan yang hilang mengenai kategorisasi umur di setiap kompetisi.”

    Bekas pelatih FC Porto ini menyarankan klub-klub Inggris belajar dari Barcelona. Pasalnya, Barca adalah tim yang sangat memperhatikan perkembangan pemain muda. Lanjutnya, hal itu dapat dilihat dari para pemain Barcelona B yang diberikan kesempatan bermain di level senior.

    “Apa yang terjadi di Barcelona B adalah sebuah model yang baik. Bila bakat para pemain sepak bola muda cukup layak untuk bermain di level kompetitif, maka Anda dapat memanggil mereka sekaligus mencoba memainkan mereka di tim utama.”

    FOOTBALL 365 | SINGGIH SOARES


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.