Inilah Pengumpul 186 Kostum Timnas Seluruh Dunia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nick Warrick yang mengumpulkan 300 lebih kostum tim nasional di seluruh dunia. (dailymail.co.uk)

    Nick Warrick yang mengumpulkan 300 lebih kostum tim nasional di seluruh dunia. (dailymail.co.uk)

    TEMPO.CO, London - Jangan mengaku penggemar berat sepak bola jika tidak bisa seperti Nick Warrick. Guru matematika asal Inggris berusia 26 tahun ini menghabiskan 20 ribu pound sterling (sekitar Rp 277,8 juta) untuk mengumpulkan sekitar 300 kostum tim nasional dari seluruh dunia.

    Cerita awalnya, Nick bertaruh dengan rekan-rekannya bakal bisa mengumpulkan kostum seluruh tim nasional di dunia yang berjumlah 208 negara. Selama dua tahun ia sudah mengumpulkan 186 buah atau hanya 22 buah dari target semula.

    Nick mengatakan 22 kostum sisa berasal dari negara yang tengah terlibat konflik. Kostum timnas yang belum ia miliki antara lain dari negara Suriah, Yaman, Libia, Kongo, Eritrea, dan Turkmenistan.

    "Ketika tengah berada di pub, saya bertanya kepada seorang rekan bagaimana rasanya mengumpulkan kostum dari seluruh dunia," kata dia seperti dilansir dailymail.co.uk, Jumat, 20 Januari 2012. "Sejak saat itu saya mulai mengumpulkannya."

    Nick tinggal di Hampton Valey, Cambridgeshire, Inggris. Ia merupakan guru matematika di Thomas Dekin Academy, Peterborough. Ia mengatakan semua kostumnya asli dan tidak satu pun replika atau tiruan.

    Kostum pertama yang dibeli adalah St Kitts and Nevis, negara di Kepulauan Karibia pada tahun 2004. Setelah itu ia mendapatkan berbagai kostum dari negara yang bahkan tidak pernah kita dengar, seperti Guinea-Bissau di Afrika Barat.

    Ia bahkan memiliki kostum Saontome and Principe, pulau kecil di Samudera Atlantik yang harus ia beli seharga 250 pound sterling.

    Toh, dari semua koleksinya, Nick mengaku sangat mencintai kostum biru milik klub kesayangannya, Petersborough United FC. Nick mengatakan ia mengoleksi sekitar 100 kostum milik klub yang berlaga di Divisi Championship Inggris itu.

    RAJU FEBRIAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.