Ferguson Punya Cara Hentikan Arsenal  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Robin van Persie. AP/dailymail.co.uk

    Robin van Persie. AP/dailymail.co.uk

    TEMPO.CO, Manchester - Pelatih Manchester United, Sir Alex Ferguson, sadar pertandingan malam nanti, Minggu 22 Januari 2012, melawan Arsenal tidak akan mudah. Meski begitu ia sudah menyiapkan strategi untuk menghentikan perlawanan The Gunners—julukan Arsenal.

    Strategi yang dimaksud Ferguson adalah dengan menahan laju pemain kunci Arsenal, Robin Van Persie. “Kasusnya menjadi seperti Anda menghentikan Van Persie, maka Arsenal juga bisa dihentikan,” kata Ferguson seperti dikutip the Guardian.

    Pelatih asal Skotalndia itu tidak asal bicara. Faktanya Van Persie memang jadi pemain yang diandalkan Arsenal musim ini. Pemain asal Belanda itu selalu diturunkan pelatih Arsene Wenger dalam 21 pertandingan yang dimainkan Arsenal. Dia juga jadi pencetak gol terbanyak klub London Utara itu dengan 18 gol.

    Melihat penampilan Van Persie saat ini, Ferguson pun merasa sedikit menyesal karena tak berhasil memboyong pemain berusia 28 tahun itu. Fergie mengaku MU sempat membidiknya ketika Van Persie masih bermain di Feyenoord, tapi Arsenal melakukan pemantauan yang lebih mendalam sehingga berhasil membawanya ke London pada 2004 silam. “Saya ingat ketika melihat Van Persie bermain untuk tim cadangan Feyenoord dahulu sekali,” ujarnya.

    Van Persie sendiri tampil cukup baik ketika berhadapan dengan MU di pertemuan pertama akhir Agustus 2011 lalu. Pemain berjulukan RvP itu mencetak sebiji gol ketika timnya dihabisi MU 2-8. (Baca: Duel Ketat Arsenal Vs Manchester United)

    GUARDIAN | IRVAN SAPUTRA

    Berita terpopuler:
    Boateng Cedera Karena Kebanyakan Berhubungan Seks

    Pele : Messi Tak Layak Disebut Pemain Terbaik

    Duel Ketat Arsenal Vs Manchester United

    Mourinho Membela Pepe dari Insiden Messi

    Ferguson : Harus Ingat Insiden Keane dan Vierra


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.