Lawan Persija, Persib Diminta Main Tanpa Beban  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Drago Mamic memimpin latihan Persib Bandung di Stadioan Segiri Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (16/1). TEMPO/Firman Hidayat

    Drago Mamic memimpin latihan Persib Bandung di Stadioan Segiri Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (16/1). TEMPO/Firman Hidayat

    TEMPO.CO, Bandung - Persib Bandung diminta tampil lepas saat menjamu Persija Jakarta dalam lanjutan Liga Super Indonesia 2011/2012 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Ahad malam, 29 Januari 2012.

    "Jangan sampai pemain merasa ada tekanan beban di lapangan lalu strategi permainan malah buyar. Main lepas saja," ujar Manajer Persib Umuh Muhtar usai latihan timnya di Stadion Siliwangi, Kota Bandung, Sabtu 28 Januari 2012.

    Umuh juga meminta pemain tak berlama-lama mengotak-atik bola di lini belakang dan tengah. "Lebih baik langsung menyerang cepat ke depan (lini pertahanan lawan)," katanya.

    Umuh optimistis anak-anak asuhannya kali ini bakal mampu mengatasi sang musuh bebuyutan. "Yang penting berjuang dulu. Target kami di kandang tentu harus menang, mudah-mudahan dengan izin Allah," ujarnya.

    Sementara itu pelatih kepala Persib Drago Mamic meminta anak-anak Maung Bandung tampil dingin dan tak gampang emosi. "Jangan mudah frustrasi. Tetap disiplin dan konsentrasi menjalankan taktik. Selebihnya nanti kita lihat bersama siapa yang lebih baik (Persib atau Persija)," tutur dia lagi.

    Drago mengakui memang sulit untuk mengantisipasi agar pemain tak bersikap emosional saat berlaga. Alasannya, emosi yang kadang terjadi secara refleks sangat tergantung pada karakter si pemain dan situasi yang terjadi saat laga berlangsung.

    "Tapi yang jelas sebelum bertanding saya selalu mengingatkan kepada setiap pemain agar tak mudah frustrasi. Sikap frustrasi akan membahayakan tim secara keseluruhan. Juga agar tetap fair play," katanya.

    Perkiraan formasi kedua tim:

    Persib Bandung:
    BELAKANG Jendry Pitoy (kiper), Zulkifli Syukur, Maman Abdurahman (kapten), Abanda Herman, Jajang Sukmara -TENGAH Hariono, Tony Sucipto, Miljan Radovic, M. Ilham, Atep DEPAN Moses Sakyi

    Persija Jakarta:
    BELAKANG Galih Sudaryono (kiper), Fabiano D Beltrame, Ismed Sofyan, Precious Emuejeraye, Hasyim Kipuw -TENGAH Marzukih, Robertino Pugliara, Oktavianus, Johan Juansyah - DEPAN Bambang Pamungkas (kapten), Pedro J. Velazquez

    ERICK P. HARDI



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.