Bagi Chelsea, Liga Champions Target Obyektif  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Andre Villas-Boas. REUTERS/David Moir

    Andre Villas-Boas. REUTERS/David Moir

    TEMPO.CO, London - Setiap pelatih sepak bola ingin meraih gelar juara bersama klub. Begitu pun dengan Andre Villas-Boas. Pelatih Chelsea ini berharap timnya mampu merengkuh banyak titel di musim 2011/2012.

    “Bila Anda mengakhiri kompetisi tanpa satu gelar, maka itu adalah sebuah kegagalan,” ucap Villas-Boas. “Dan, kami tidak ingin melarikan diri dari tanggung jawab.”

    Peluang Chelsea meraih gelar juara Liga Primer Inggris di musim ini sangat tipis. Pasalnya, hingga pekan ke-22, The Blues-–sebutan Chelsea-–berada di posisi kelima dengan mengumpulkan 41 poin. Mereka tertinggal 13 angka dari sang pemuncak klasemen, Manchester City.

    Melihat kesempatan yang kecil, Villas-Boas berharap anak asuhnya mampu menembus empat besar demi tampil di Liga Champions musim depan. “Memastikan satu tiket ke Liga Champions adalah target yang objektif dan layak Anda dapatkan,” ungkapnya. “Saya rasa kami harus lebih termotivasi lagi dalam menjalani satu pertandingan ke pertandingan selanjutnya.”

    Di Liga Champions, langkah The Blues masih cukup panjang. Apalagi mereka berhasil melaju ke babak 16 besar. Di babak ini The Blues akan berhadapan dengan klub asal Italia, Napoli.

    Chelsea juga masih memiliki kesempatan memenangkan Piala FA. Juan Mata dan kawan-kawan berhasil melangkah ke babak kelima setelah menang tipis 1-0 dari Queens Park Rangers pada Sabtu lalu, 28 Januari 2012.

    TRIBAL FOOTBALL | SINGGIH SOARES

    Berita lain:
    Persib Vs Persija, Ribuan Bobotoh Serbu Stadion
    Gilas Singapura, Timnas U-17 Juara di Hongkong
    Kata Media Inggris, Mourinho Akan Hengkang


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.