Lawan Bahrain, Pelatih Pilih Pemain Berpengalaman  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP/Scott Heppell

    AP/Scott Heppell

    TEMPO.CO, Jakarta - Indonesia akan mengutamakan pemain yang berpengalaman untuk memperkuat tim nasional dalam pertandingan terakhir Grup E atau kualifikasi ketiga Piala Dunia 2014 melawan Bahrain pada akhir Februari mendatang.

    "Yang pasti, mereka (pemain) yang sudah mempunyai pengalaman sebagai pemain nasional dipastikan akan berangkat ke Bahrain. Sekarang tinggal mencari sisanya dari kompetisi," ujar pelatih tim nasional Aji Santoso, Senin, 30 Januari 2012. Akan tetapi, Aji tidak memerinci nama-nama pemain yang ia sebut berpengalaman itu.

    Saat ini, kata Aji, dari rencana skuad yang akan ia susun, ada sekitar 12 pemain yang sudah terdaftar di federasi sepak bola Asia (AFC) dan federasi sepak bola internasional (FIFA). Para pemain itu, lanjutnya, tidak akan ikut seleksi dan latihan bersama dalam pemusatan latihan hingga 3 Februari mendatang. "Mereka (pemain yang sudah terdaftar) baru akan bergabung dalam pemusatan latihan pada 19 Februari nanti. Setelah dari sana mungkin kerangka tim inti juga baru ketahuan," Aji menambahkan.

    Aji sendiri sudah memanggil 31 pemain dalam seleksi awal yang sudah berlangsung. Namun, dari 31 pemain itu, baru 27 pemain yang datang memenuhi panggilan seleksi, sedangkan sisanya masih memperkuat klub masing-masing di kompetisi lokal.

    "Saya belum bisa menilai kualitas mereka karena baru latihan. Dalam beberapa hari ke depan saya yakin baru bisa melihat kemampuan mereka. Saya yakin mereka akan bisa menunjukkan kualitas yang cukup tinggi meski sebelumnya tidak berpengalaman bermain untuk timnas," kata Aji.

    Sebelumnya, PSSI berencana akan menyiapkan timnas U-23 ditambah beberapa pemain senior untuk menghadapi Bahrain. Hal itu dilakukan karena timnas Indonesia sudah tidak memiliki peluang untuk melaju ke babak selanjutnya setelah selalu kalah dalam lima pertandingan yang sudah dijalani.

    ARIE FIRDAUS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.