Arsenal Kembali Optimistis Usai Menang di Piala FA

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Thomas Vermaelen. REUTERS/Eddie Keogh

    Thomas Vermaelen. REUTERS/Eddie Keogh

    TEMPO.CO, London - Musim ini tidak berjalan semestinya bagi Arsenal. Kekalahan tiga kali beruntun di Liga Primer Inggris menjadi salah satu contohnya. Tapi bek Arsenal menganggap timnya kini mulai optimistis kembali seusai meraih kemenangan atas Aston Villa di Piala FA, Minggu, 29 Januari 2012 lalu.

    Kepercayaan diri Vermaelen tak lepas dari performa apik Arsenal pada pertandingan tersebut. Setelah tertinggal dua gol di babak pertama, The Gunners—julukan Arsenal—berhasil membalikkan keadaan dengan mencetak tiga gol di paruh kedua pertandingan.

    “Itu selalu memberikanmu kepercayaan diri jika meraih kemenangan setelah tertinggal lebih dahulu. Bahkan pertandingan ini memberikan kami kepercayaan diri karena bermain lebih baik dibandingkan partai sebelumnya (melawan Manchester United kalah 1-2),” kata Vermaelen.

    Hasil itu tak hanya membuat Arsenal lolos ke babak kelima Piala FA, tapi sekaligus mengakhiri rentetan hasil negatif mereka dalam tiga partai terakhir di Liga Primer Inggris.

    “Kami telah mengalami tiga kekalahan beruntun di liga. Jadi itulah mengapa kemenangan dari Villa telah memberi kami kepercayaan diri. Kini kami optimistis untuk meraih tiga poin pada partai selanjutnya,” kata pemain berjulukan Verminator itu.

    Arsenal akan menghadapi Bolton Wanderers dalam lanjutan Liga Primer Inggris, Kamis dinihari, 2 Februari 2012 nanti.

    FIFA | IRVAN SAPUTRA

    Berita terpopuler:
    Pengadilan Panggil PSSI dan PT Liga Indonesia

    Peni Segera Gelar KLB PSSI Jawa Timur

    Diturunkan, Ketua PSSI Nganjuk Nyaris Adu Jotos

    PSSI Bekukan Kepengurusan Empat Provinsi

    Djohar Klaim Pembekuan Pengurus PSSI Sesuai Statuta


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.