Milan Bidik Gelandang Sampdoria  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Angelo Palombo. AP/ Carlo Baroncini

    Angelo Palombo. AP/ Carlo Baroncini

    TEMPO.CO, Milan - Keberhasilan AC Milan menggaet Maxi Lopez di bursa transfer pada Januari lalu tidak serta-merta membuat klub itu puas. Klub yang bertengger di peringkat dua klasemen sementara itu pun kini berusaha memanfaatkan waktu tersisa jelang ditutupnya jendela transfer malam ini, 31 Januari 2012, dengan membidik gelandang Sampdoria, Angelo Palombo.

    Niat Milan untuk menggaet kapten Il Samp—julukan Sampdoria—itu tak lepas dari krisis gelandang yang tengah dialami kubu Merah-Hitam. Seperti dikabarkan media-media Italia, Sampdoria sendiri berniat untuk melepas kaptennya tersebut.

    Pasalnya, gaji Palombo dinilai terlalu tinggi untuk ukuran Sampdoria yang saat ini berada di Seri-B. Gaji pemain berusia 30 tahun itu berkisar di angka 1,5 juta euro per musim. Dengan kekuatan finansial yang dipunyai Milan, penggaetan itu bukanlah hal yang mustahil.

    Palombo bisa didatangkan Milan dengan status pinjaman dan opsi pembelian di akhir musim sebesar empat juta euro. Jika gagal menggaet Palombo, Milan menyiapkan gelandang alternatif seperti Sulley Muntari (Inter Milan) dan Hossain Kharja (Fiorentina).

    Meski sebelumnya pelatih Milan, Massimiliano Allgeri membantah akan mendatangkan pemain baru meski faktanya Milan memang butuh gelandang. Terutama sejak Kevin Prince Boateng, Alberto Aquilani, dan Alexander Merkel Cedera. Apalagi Milan bakal disibukkan dengan jadwal padat hingga Mei mendatang. (Baca: Krisis Gelandang, Milan Enggan Beli Pemain Baru)

    FOOTBALL-ITALIA | IRVAN SAPUTRA

    Berita terpopuler:
    Peni Segera Gelar KLB PSSI Jawa Timur

    Diturunkan, Ketua PSSI Nganjuk Nyaris Adu Jotos

    PSSI Bekukan Kepengurusan Empat Provinsi

    Djohar Klaim Pembekuan Pengurus PSSI Sesuai Statuta

    Djohar: Masyarakat Sudah Bosan dengan Konflik PSSI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.