Arsenal Optimistis Tembus Empat Besar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Arsene Wenger. AP/Thanassis Stavrakis

    Arsene Wenger. AP/Thanassis Stavrakis

    TEMPO.CO, London - Meski hanya bermain imbang 0-0 dengan Bolton Wanderes pada lanjutan Liga Primer Inggris, Kamis, 2 Februari 2012, pelatih Arsenal, Arsene Wenger, percaya timnya masih mampu meraih tiket ke Liga Champions musim depan.

    “Perjalanan kompetisi musim ini masih panjang. Saya sangat yakin kami mampu kembali ke jalur Liga Champions,” ucap Wenger.

    Arsenal kini bersaing ketat dengan Chelsea, Newcastle United, dan Liverpool dalam memperebutkan satu jatah tiket di kompetisi elite Benua Biru itu. Namun, posisi Arsenal di daftar klasemen tidak lebih baik dari ketiga klub tersebut. Pasalnya, mereka hanya mampu bercokol di peringkat ketujuh dengan koleksi 36 poin dari 21 pertandingan.

    Apalagi dalam empat pertandingan terakhir di Liga Inggris, The Gunners-–julukan Arsenal–-belum sekali pun meraih kemenangan. Dengan rentetan hasil negatif itu, peluang mereka menembus empat besar kian terasa sulit.

    Namun, kata Wenger, serangkaian hasil negatif itu tidaklah terlalu buruk. “Ketika Anda menelan tiga kali kekalahan secara beruntun, lalu pada pertandingan keempat tidak mengalami hal serupa, maka itu bukanlah hasil yang buruk,” ujar pelatih asal Perancis itu.

    TRIBAL FOOTBALL | SINGGIH SOARES


    Berita terkait

    Persipura Menangkan Gugatan Atas PSSI di CAS

    Barcelona Merasa Tertantang Kejar Real Madrid
    Kalah di Arbitrase, PSSI Kudu Bayar Persipura Rp 10 Miliar
    Messi Gagal Penalti, Barcelona Ditahan Valencia

    Huru Hara Sepak Bola Mesir, 73 Penonton Tewas

    Safee Bidik Eropa Lewat Pelita Jaya

    Alasan Motta Pindah dari Inter ke PSG

    Barcelona Putus Kontrak Aliaksandr Hleb

    Chicharito Siap Jadi Algojo Penalti MU

    Kata Pelatih Spurs, Saha Memiliki Kemampuan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.