Adik Jadi Korban Rasisme, Rio Ferdinand Bela Anton  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rio Ferdinand. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Rio Ferdinand. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, London - Pemain belakang Manchester United Rio Ferdinand membela adiknya, Anton Ferdinand, terkait dengan insiden tindakan rasialis dengan John Terry. Peristiwa tersebut terjadi saat Queens Park Rangers melawan Chelsea di Lotus Road pada 23 Oktober 2011 lalu.

    “Anton adik saya. Kami tumbuh bersama dan saya merawatnya ketika dia masih kecil,” kata Ferdinand. “Jika sesuatu terjadi padanya atau menyakitinya, saya akan berada di sampingnya.”

    Atas kasus tersebut Terry dicopot jabatannya sebagai kapten tim nasional Inggris. Sementara persidangan kasus tersebut akan dilaksanakan pada Juli setelah Euro 2012. Ferdinand mengatakan keluarganya tidak mau berbicara banyak kepada masyarakat luas.

    “Ketika Anda menjadi perhatian publik dengan situasi seperti ini, Anda tidak bisa mengatakan apa-apa karena itu bisa membuat frustrasi. Hal ini sangat sulit bagi keluarga saya,” ujar Ferdinand.

    Pemain berusia 33 tahun itu juga mengimbau kepada masyarakat luas untuk belajar dari kasus yang menimpa adiknya itu. Ferdinand dikenal sebagai pemain yang aktif menolak rasisme di sepak bola.

    “Saya berharap masyarakat bisa melihat akibat dari kejadian tersebut. Kita harus berpikir terlebih dahulu sebelum berbicara,” kata Ferdinand.

    SKYSPORTS | ANTON WISHNU


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sepak Terjang Artidjo Alkostar Si Algojo Koruptor

    Artidjo Alkostar, bekas hakim agung yang selalu memperberat hukuman para koruptor, meninggal dunia pada Ahad 28 Februari 2021. Bagaimana kiprahnya?