Bentrokan Antarpendukung, Bepe Tenangkan The Jak

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapten Persija Jakarta Bambang Pamungkas terpaksa turun langsung dan memberi himbauan kepada ribuan suporter Persija Jakarta yang sebelumnya terlibat rusuh dengan pendukung Persipura Jayapura dalam laga lanjutan Liga Super Indonesia di Stadion Mandala Krida Yogyakarta, Selasa (7/2). TEMPO/Pribadi Wicaksono

    Kapten Persija Jakarta Bambang Pamungkas terpaksa turun langsung dan memberi himbauan kepada ribuan suporter Persija Jakarta yang sebelumnya terlibat rusuh dengan pendukung Persipura Jayapura dalam laga lanjutan Liga Super Indonesia di Stadion Mandala Krida Yogyakarta, Selasa (7/2). TEMPO/Pribadi Wicaksono

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Kerusuhan antara pendukung Persipura Jayapura dengan Persija Jakarta dalam laga lanjutan Liga Super Indonesia di Stadion Mandala Krida Yogyakarta, Selasa, 7 Februari 2012, membuat kapten Persija Jakarta Bambang Pamungkas (Bepe) langsung turun lapangan untuk menenangkan massa.

    Usai pertandingan, Bambang yang masih mengenakan pakaian kesebelasan dikawal beberapa ofisial menuju tribun di sebelah selatan stadion yang masih banyak diduduki The Jak Mania, panggilan akrab penggemar Persija. Mereka masih berada di stadion karena belum diperbolehkan pulang aparat keamanan usai rusuh.

    “Sepak bola itu bersahabat. Hari ini kita pun sudah menang. Saya minta kawan-kawan menuruti perintah pihak keamanan agar tidak timbul korban lagi,” kata Bepe di depan ribuan pendukung Persija. Para pendukung itu ditahan sementara di dalam lapangan demi menghindari bentrok lanjutan di luar stadion karena sejumlah suporter masih nekat saling lempar di luar meski belasan lain sudah jadi korban pingsan dan luka.

    “Terima kasih sudah datang jauh-jauh dari Jakarta demi mendukung Persija. Mari kita rayakan kemenangan ini dengan selamat sampai Jakarta lagi,” kata Bepe yang disambut riuh penonton.

    Sementara dari kubu pimpinan pendukung Persipura pun dalam rusuh itu juga turut meredakan massanya yang bertindak liar. “Kawan pendukung Persipura, kita sudah jauh-jauh datang dari Papua untuk belajar ke Yogyakarta. Di sini ada orang tua kita Pendeta Jhon. Jangan bikin rusuh lagi, kita harus hormati itu,” kata seorang pendukung Persipura melalui pengeras suara.

    Dalam kesempatan itu, Bepe pun sempat berterima kasih kepada ratusan pendukung PSIM Yogyakarta, Brajamusti, yang turut mendukung ketertiban dan kelancaran pertandingan.

    Dalam rusuh itu, pihak kepolisian dan Polisi Militer yang diturunkan total mencapai seribu personel, dua kali lipat setelah sebelumnya juga terjadi aksi rusuh pendukung saat laga Persija Jakarta melawan Persiwa Wamena di tempat yang sama.

    PRIBADI WICAKSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapolri Keluarkan 11 Langkah dalam Pedoman Penerapan UU ITE

    Kepala Kepolisian RI Jenderal atau Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan pertimbangan atas perkembangan situasi nasional terkait penerapan UU ITE.