Milan Yakin Akhiri Krisis Lawan Udinese  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Zlatan Ibrahimovic (kiri) dan Massimiliano Allegri. AP/Antonio Calanni

    Zlatan Ibrahimovic (kiri) dan Massimiliano Allegri. AP/Antonio Calanni

    TEMPO.CO, Jakarta - AC Milan diprediksi akan menemui hambatan saat bertandang ke Stadion Friuli, markas Udinese, hari Minggu dini hari, 12 Februari 2102. Pasalnya, Udinese belum pernah sekali pun menelan kekalahan di kandang sendiri. Udinese meraih sepuluh kemenangan dari sebelas pertandingan.

    Selain prestasi sang tuan rumah yang tak terkalahkan di kandang, AC Milan juga belum meraih kemenangan dalam tiga pertandingan terakhirnya. Pelatih Milan, Massimo Alegri, mengakui timnya akan menjalani pertandingan yang sangat sulit.

    "Mereka tim yang sangat cepat, statistik membuktikan hal itu. Kami harus bermain sabar, juga tetap waspada dalam menggalang pertahanan," kata Allegri. "Mereka memainkan sepak bola yang sangat bagus dan itu akan menyulitkan kami."

    Milan saat ini berada di posisi dua klasemen sementara Liga Italia dengan perolehan 44 poin, selisih satu angka dari pemuncak klasemen Juventus. Sementara Udinese berada di urutan ketiga dengan selisih tiga poin dari Milan.

    "Melawan Udinese menjadi pertandingan yang sangat penting bagi kami. Kami sudah menganalisis kekalahan dan kami harus memperbanyak intensitas serangan," ujar Allegri. “Kami harus melakukan hal tersebut untuk meraih poin penuh."

    Rosoneri--julukan Milan--menelan kekalahan dari Lazio dan Juventus. Bahkan Milan hanya mampu meraih hasil imbang melawan Napoli di kandang sendiri. Namun Allegri membantah tim asuhannya sedang mengalami krisis meraih kemenangan.

    "Tidak ada krisis dalam tim ini. Saya yakin kami akan terus berjuang untuk meraih gelar juara liga. Kami memiliki ambisi, tapi kami harus lebih berkonsentrasi dalam setiap pertandingan," kata Allegri.

    FOOTBALL-ITALIA | ANTON WISHNU


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.