Mancini Tegaskan City Pantas di Puncak

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Manchester City Roberto Mancini  tampak pada pertandingan Liga Premier Inggris melawan Everton di Liverpool, Inggris, Selasa (31/1). REUTERS/Nigel Roddis

    Pelatih Manchester City Roberto Mancini tampak pada pertandingan Liga Premier Inggris melawan Everton di Liverpool, Inggris, Selasa (31/1). REUTERS/Nigel Roddis

    TEMPO.CO, London – Pelatih Manchester City, Roberto Mancini, menegaskan timnya pantas berada di puncak klasemen Liga Primer Inggris.

    The Citizens kembali ke puncak dengan keunggulan 2 poin atas rival terdekat, Manchester United, setelah mengalahkan tuan rumah Aston Villa 1-0 di Villa Park, Senin dini hari WIB.

    "Kami berada di sana (puncak) sejak Agustus karena kami pantas atas semua ini. Ini pertandingan yang sulit. Kami sudah mengetahuinya sebelum pertandingan digelar, tapi para pemain saya memainkan sepakbola fantastis,” tutur Mancini.

    Joleon Lescott menjadi pahlawan dengan mencetak satu-satunya gol kemenangan City dalam pertandingan itu, tapi juga melontarkan pujian buat kiper Joe Hart yang berhasil mencegah Darren Bent membukukan gol penyeimbang bagi Villa.

    "Ia (Hart) masih sangat muda dan ada kiper-kiper lain yang lebih berpengalaman. Ia masih punya karier yang sangat panjang, tapi ia bisa menjadi salah satu kiper terbaik,” ujar Mancini.

    "Joleon juga bermain fantastis, kami memainkan sepakbola fantastis di babak pertama dan kami hanya kekurangan gol."

    Mancini kemudian mengomentari kemungkinan kembalinya Carlos Tevez beraksi membela City dan ia mengisyaratkan bahwa permintaan maaf dari pemain itu bakal membuka kembali peluang bagi striker asal Argentina itu.

    "Reaksi saya selalu sama. Carlos menyadari situasinya, kami ada di sini dan semuanya bergantung pada dirinya,” kata Mancini.

    THE SUN | A. RIJAL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.