Vermaelen Muak Jadi Bek Kiri  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Thomas Vermaelen. REUTERS/Eddie Keogh

    Thomas Vermaelen. REUTERS/Eddie Keogh

    TEMPO.CO, London - Pemain belakang Arsenal Thomas Vermaelen tidak bahagia bermain sebagai bek kiri. Vermaelen melakoni posisi tersebut karena krisis cedera yang dialami lini belakang Arsenal.

    “Saya muak bermain di bek kiri,” kata Vermaelen seperti dikutip Soccerway, Senin, 13 Februari 2012.

    Sejak awal musim ini para bek Arsenal silih berganti masuk ruang perawatan. Di antaranya Johan Djorou, Bakary Sagna, Laurent Koscielny, Andre Santos, dan Kieran Gibbs. Dua nama terakhir merupakan pemain yang biasa mengisi posisi bek kiri. Atas dasar itulah pelatih Arsene Wenger menggeser posisi Vermaelen dari bek tengah ke bek kiri.

    Vermaelen mengawali karier sepak bola profesional bersama Ajax Amsterdam sebagai bek tengah. Pemain berusia 26 tahun itu merasa tidak bisa meningkatkan kemampuannya jika ditempatkan sebagai bek kiri.

    “Saya merasa tidak merasa bahagia di posisi itu,” ujar Vermaelen. “Saya ingin mencapai kemampuan tertinggi tapi saya tidak bisa melakukan itu jika bermain di sebelah kiri.”

    Seiring dengan beberapa pemain yang pulih dari cedera, pemain asal Belgia itu kemungkinan kembali bermain di jantung pertahanan The Gunners. Gibbs dikabarkan sudah bisa tampil. Namun Arsenal harus kehilangan Per Mertesacker karena cedera dalam pertandingan melawan Sunderland, Sabtu, 11 Februari 2012.

    “Saya bermain di posisi itu untuk membantu tim, tapi hal tersebut tidak memberikan kepuasan karena saya tidak bisa mencapai penampilan terbaik saya,” kata Vermaelen. “Saya melakukan tugas tersebut, tapi jarang merasa senang setelah pertandingan. Jika tim meraih kemenangan, saya senang, tapi tetap frustrasi.”

    SOCCERWAY | ANTON WISHNU


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.