Arsenal Hadapi Milan, Arshavin Senang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Andrey Arshavin. AP/Kirsty Wigglesworth

    Andrey Arshavin. AP/Kirsty Wigglesworth

    TEMPO.CO, Milan - Andrey Arshavin senang Arsenal berjumpa AC Milan di babak 16 besar Liga Champions. Menurut gelandang serang Arsenal itu, Milan adalah klub yang ingin dia hadapi. “Sebelum pengundian, saya menginginkan Milan,” kata Arshavin di situs resmi klub. “Saya juga tidak tahu kenapa.”

    Arshavin menganggap pertandingan melawan Milan selalu memberikan atmosfer berbeda. “Ketika menghadapi tim seperti Milan, Anda akan lebih bersemangat untuk bermain,” ujar pemain asal Rusia itu. “Saya senang bisa berjumpa dengan mereka.”

    Milan, kata Andrey, adalah tim spesial. “Saya rasa dari sisi penyerang, mereka memiliki pemain dengan tipe berbeda,” ujar bekas pemain Zenit St. Petersburg itu. “Mereka memiliki (Alexandre) Pato, Robinho, dan (Zlatan) Ibrahimovic, yang merupakan pemain berbahaya.”

    Pada undian yang dilakukan pertengahan Desember tahun lalu, kedua tim dijadwalkan bertemu setelah fase grup. Arsenal berkesempatan lebih dulu berkunjung ke San Siro, markas Milan, Kamis, 16 Februari 2012. Pasukan Arsene Wenger itu baru akan menjamu Il Diavolo di Emirates Stadium, Rabu, 7 Maret mendatang.

    Pada Liga Champions 2008 silam, The Gunners memiliki catatan manis ketika bentrok dengan Milan. Pada babak yang sama, klub asal London Utara itu berhasil mendepak Milan. Pada pertemuan pertama kedua tim bermain imbang 0-0. Tetapi, di pertemuan kedua Arsenal menang 2-0 dari Milan.

    ARSENAL | SINGGIH SOARES TONCE

    Berita Terpopuler:
    8 Orang Kembalikan Formulir Calon Ketua PSSI
    Turunkan Marwan, Persegres Diprotes Deltras
    Barcelona Tundukkan Leverkusen 3-1

    Nasib Saham PT Liga Indonesia Diputus Besok

    Ferguson: MU Tak Kalah Hebat dari Barca-Madrid


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.