Kontra AC Milan, Arsenal Konsentrasi Penuh

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Arsene Wenger. AP/Thanassis Stavrakis

    Arsene Wenger. AP/Thanassis Stavrakis

    TEMPO.CO, Milan - Arsene Wenger menyatakan Arsenal selalu konsentrasi penuh di seluruh pertandingan yang mereka hadapi. Salah satunya dengan menghadapi AC Milan pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Kamis 16 Februari 2012.

    “Kami selalu fokus,” ujar pelatih asal Prancis itu, pada konferensi pers sebelum pertandingan. “Kami juga tidak pernah memilih permainan.”

    Tak hanya fokus, Wenger juga berharap anak asuhnya meraih hasil sempurna pada laga bergengsi ini. “Kami adalah Arsenal, klub yang mencoba meraih kemenangan pada laga-laga yang dihadapi. Saya percaya kami adalah tim kuat,” kata pria berusia 62 tahun itu.

    “Bila kami tidak memiliki peluang untuk memenangkan pertandingan ini, saya akan lebih memilih berada di rumah. Saya tidak suka membuang-buang waktu,” Wenger menambahkan.

    Pada Liga Champions edisi 2008 silam, The Gunners memiliki catatan manis ketika bentrok dengan Milan. Pada babak yang sama, klub asal London Utara itu berhasil mendepak Milan. Pada pertemuan pertama kedua tim bermain imbang 0-0. Tetapi, di pertemuan kedua Arsenal menang 2-0 dari Milan.

    “Pada tahun 2008 kami adalah tim muda, dan Milan adalah juara bertahan Liga Champions,” kata Wenger. “Tapi, kami telah menunjukkan bahwa kami mampu menang dimana pun. Saya memiliki keyakinan pada tim ini, dan kita akan lihat seberapa kuat kami.”

    ACMILAN.COM | SINGGIH SOARES TONCE

    Berita Terpopuler:
    Nasib Saham PT Liga Indonesia Diputus Besok

    Barcelona Tundukkan Leverkusen 3-1

    Tevez Siap Minta Maaf ke Suporter City

    Barcelona Menang, Guardiola Tetap Tak Puas

    Lawan Arsenal, Milan Berharap Tuah Ibrahimovic

    Bek Udinese Ingin Bergabung ke Manchester United


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.