Conte: Kami Mati Pun, Wasit Tak Akan Beri Penalti

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Antonio Conte. REUTERS/Giampiero Sposito

    Antonio Conte. REUTERS/Giampiero Sposito

    TEMPO.CO, Parma-Akibat gagal meraih poin penuh saat melawan Parma di Ennio Tardini pada laga Seri,A Kamis dinihari 16 Februari 2012, pelatih Juventus, Antonio Conte kecewa dan menyalahkan wasit. Ia menyebut wasit tidak berlaku adil pada tim asal kota Turin itu.

    Conte menganggap Juventus seharusnya mendapat hadiah penalti di menit ke-64. Saat itu Emanuele Giaccherini yang mengejar bola umpan dari Andrea Pirlo ditekel Jonathan Biabiany di kotak terlarang. Namun, wasit Paolo Mazzoleni tidak menunjuk titik putih. “Sekali lagi ada beberapa tayangan ulang yang saya ingin lihat,” kata Conte seusai pertandingan.

    Conte menambahkan ini bukan pertama kalinya La Vecchia Signora dirugikan oleh kepemimpinan korps baju hitam. Secara umum Conte menilai wasit tidak ingin Juventus mendapatkan hadiah penalti. Hingga partai ke-22 Seri-A, Claudio Marchisio baru mendapatkan satu tendangan penalti.

    “Situasi ini membuat saya heran, dan saya tidak bisa terima Juventus diperlakukan tidak adil,” kata pelatih berusia 42 tahun itu. “Saat ini mereka (wasit) tidak akan memberi hadiah penalti meski kami terbunuh.”

    Kekecewaan Conte cukup wajar. Pasalnya Juventus gagal memanfaatkan momentum untuk merebut puncak klasemen dari Milan. Saat ini tim Hitam-Putih itu berada di posisi kedua klasemen dengan raihan 46 angka, atau berjarak satu poin dari Milan.

    “Ini statistik yang mengkhawatirkan. Dari Siena dan Parma kami hanya meraih dua poin, seharusnya bisa enam,” ujar Conte.

    FOOTBALL-ITALIA | IRVAN SAPUTRA

    Berita terkait:
    Juventus Gagal Geser Milan dari Puncak Klasemen


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada Generalized Anxiety Disorder, Gangguan Kecemasan Berlebihan

    Generalized Anxiety Disorder (GAD) adalah suatu gangguan yang menyerang psikis seseorang. Gangguannya berupa kecemasan dan khawatir yang berlebih.