Gelandang Persib "Remehkan" Persiwa dan Persipura  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ANTARA/Agus Bebeng

    ANTARA/Agus Bebeng

    TEMPO.CO, Bandung - Miljan Radovic, gelandang Persib Bandung, menganggap Persiwa Wamena dan Persipura Jayapura bukan lawan istimewa. Radovic siap menjebol gawang dua klub beken asal Papua itu dalam laga lanjutan Liga Super Indonesia 2011/2012 pekan depan.

    "Tak ada yang spesial (lawan dua klub itu). Biasa saja seperti pertandingan-pertandingan lainnya, ada main di kandang dan tandang," kata Radovic seusai latihan bersama di Stadion Siliwangi, Bandung, Sabtu, 18 Februari 2012.

    Maung Bandung, kata Radovic, siap mengerahkan kemampuan terbaik untuk meraih kemenangan. "Kami optimistis," kata pemain bernomor punggung 50 itu.

    Pemain asal Serbia Montenegro berusia 37 tahun ini mengatakan punya cukup pengalaman bertanding melawan Persiwa maupun Persipura. Dan ia bertekad menjebol gawang dua klub itu, terutama Persiwa. "Bila kelak mendapat peluang gol lagi, tentu saya pantang menyia-nyiakannya untuk menjadi gol," kata spesialis eksekutor bola mati itu

    Persib akan menghadapi Persiwa di Stadion Pendidikan, Wamena, pada 23 Februari 2012, yang terkenal bersuhu dingin dan berposisi cukup tinggi di atas permukaan laut. Menghadapi kondisi alam seperti itu, pemain yang pernah bermain di Eropa itu mengaku tak gentar. Selanjutnya, baru mereka menghadapi Persipura di Stadion mandala, 27 Februari 2012.

    "Suhu negeri saya malah lebih dingin lagi. Dulu (di Eropa) saya malah sering main bola dalam kondisi suhu udara di bawah 0 derajat Celsius," kata Radovic. "Jadi saya tak punya masalah dengan udara Wamena."

    Skuad Maung dijadwalkan bertolak ke Papua pada Senin, 20 Februari 2012. Berangkat dari mess Persib pada Senin pukul 13.00 WIB dan ditargetkan tiba di Jayapura Selasa pagi, 21 Februari.

    Setelah perjalanan jauh, pelatih Drago Mamic akan mengistirahatkan pemainnya di Jayapura sebelum menuju ke Wamena. "Di Jayapura, kami akan relaks dulu sebaik mungkin dan kemungkinan tidak ada latihan bola lagi. Hari berikutnya, kami akan berangkat ke Wamena untuk bertanding," kata Dargo. "Kami membawa 20 pemain ke Papua."

    ERICK P. HARDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.