Arsenal Tersingkir dari Piala FA  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Arsene Wenger. AP/Matt Dunham

    Arsene Wenger. AP/Matt Dunham

    TEMPO.CO, London – Arsenal hampir pasti kembali harus tanpa gelar untuk musim ketujuh beruntun setelah tersingkir dari Piala FA.

    Kenyataan pahit ini harus diterima The Gunners setelah kalah 0-2 dari tuan rumah Sunderland dalam laga putaran kelima di Stadium of Light, Minggu dini hari WIB.

    Kekalahan ini dialami Arsenal hanya selang tiga hari setelah kekecewaan dihajar AC Milan 4-0 dalam leg pertama 16 besar Liga Champions di San Siro yang membuat peluang pasukan Arsene Wenger ini ke perempat final nyaris tertutup.

    Sebelumnya Arsenal juga telah tersingkir di perempat final Piala Carling dan tertinggal jauh, 17 poin, dari puncak klasemen sementara Premier League. Terakhir kali klub London ini meraih gelar adalah saat mereka menjuarai Piala FA pada 2005.

    Arsenal mengalahkan Sunderland 2-1 dalam laga Liga Primer Inggris di tempat yang sama akhir pekan lalu berkat gol yang dicetak striker veteran, Thierry Henry, di menit terakhir. Henry sendiri telah kembali ke New York Red Bulls setelah masa pinjamannya berakhir.

    Mereka seolah bakal kembali mengulang sukses itu setelah terlihat lebih mendominasi sejak awal pertandingan. Tapi, barisan pertahanan yang rapuh menyusul absennya sejumlah pilar seperti Laurent Koscielny dan Per Mertesacker membuat Arsenal kebobolan di menit ke-40 oleh gol Kieran Richardson.

    Di babak kedua Arsenal menjadi bulan-bulanan Sunderland sebelum kembali bangkit memegang kendali permainan. Tapi, sebuah kesalahan yang dilakukan Alex Oxlade-Chamberlain membuat mereka kembali kebobolan di menit ke-78.

    Striker berusia 18 tahun itu kehilangan bola di daerah Sunderland dan berusaha mengejarnya hingga ke gawang sendiri, tapi justru membuat gol bunuh diri.

    SOCCERNET | A. RIJAL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?