Torres Terancam Dicadangkan Lagi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Fernando Torres. REUTERS/Stefan Wermuth

    Fernando Torres. REUTERS/Stefan Wermuth

    TEMPO.CO, London - Pelatih Chelsea, Andre Villas-Boas, mempertimbangkan bakal kembali mencadangkan Fernando Torres saat melawan Napoli di San Paolo dalam babak 16 besar Liga Champions, 21 Februari 2012 mendatang.

    Seperti dilansir The Guardian, Villas-Boas tidak ingin mengorbankan filosofi timnya untuk membantu penampilan satu pemain. “Tidak mungkin untuk menggabungkan cara itu bersama-sama,” kata Villas-Boas.

    Sebelumnya pelatih asal Portugal itu memang berusaha membantu Torres untuk bisa lebih percaya diri dan kembali mencetak gol dengan menyesuaikan formasi timnya. Terlebih Didier Drogba juga sedang bertugas di Piala Afrika.

    Namun Torres masih belum mampu tampil apik saat timnya ditahan imbang Birmingham akhir pekan kemarin, 18 Februari 2012. Torres pun diganti di babak kedua oleh Drogba yang sudah kembali pulang. Justru penampilan The Blues malah membaik dan berhasil menyamakan kedudukan setelah tertinggal di paruh pertama.

    Kembalinya Drogba membuat Villas-Boas mengingatkan Torres bahwa kini sang penyerang harus bersaing keras untuk bisa mendapatkan posisi utama. Selain kedua pemain itu, masih ada satu penyerang lagi, Romelu Lukaku. “Ini akan menjadi persaingan bagi mereka bertiga. Level persaingan Drogba telah meningkat,” kata pelatih berusia 34 tahun itu.

    Torres sendiri sudah tak pernah mencetak gol lagi sejak terakhir kali melakukannya pada Oktober 2011 lalu, ketika timnya menghadapi Genk di Liga Champions.

    GUARDIAN | IRVAN SAPUTRA

    Berita terpopuler:
    Thailand Mundur dari Sultan Hassanal Bolkiah Cup
    Dana Kongres PSSI Dianggarkan Rp 1,5 Miliar

    Stamina Pemain Kunci Sukses Timnas U-21 di Brunei


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.