KPSI Tak Persoalkan Absennya FIFA dan AFC di KLB

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI), Tonny Apriliani (Tengah), Sekjen Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI), Hinca Panjaitan (kanan) Anggota Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI), La nyalla Mattaliti (kiri)  saat penyelenggaraan kongres Penyelamatan Sepak Bola Indonesia di Jakarta, Minggu(5/2). ANTARA/Reno Esnir

    Ketua Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI), Tonny Apriliani (Tengah), Sekjen Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI), Hinca Panjaitan (kanan) Anggota Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI), La nyalla Mattaliti (kiri) saat penyelenggaraan kongres Penyelamatan Sepak Bola Indonesia di Jakarta, Minggu(5/2). ANTARA/Reno Esnir

    TEMPO.CO, Jakarta - Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) tidak peduli jika tidak ada perwakilan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) atau Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) yang hadir dalam kongres luar biasa KPSI pada 18 Maret 2012 nanti.

    "Kami hanya konfirmasi ke mereka (FIFA dan AFC). Mereka tidak datang pun tidak apa-apa, yang penting kami sudah konfirmasikan ke mereka," ujar Sekretaris Jenderal KPSI, Hinca Panjaitan, di kantor KPSI, Selasa, 21 Februari 2012.

    KPSI, menurut Hinca, pada dasarnya hanya mengikuti Pasal 32 yang menyatakan KLB bisa dilaksanakan secara mandiri jika diminta lebih dari dua pertiga anggota PSSI. FIFA, terangnya, hanya sebatas mengetahui perkembangan.

    "Kami terus surati mereka untuk memberitahu perkembangan. Kemarin saat Pak Toni ke Adelaide pun, AFC sudah diberitahu dan paham dengan kondisi Indonesia. Mereka sudah tahu," ujar Hinca.

    KPSI sebelumnya mengagendakan KLB untuk memilih ketua umum baru pengganti Djohar Arifin pada 21 Maret 2012. Kemudian, akibat desakan anggota, mereka memajukan KLB ke tanggal 17-18 Maret 2012. "Yang pasti, KLB akan digelar di Jakarta. Namun untuk lokasi pasti pelaksanaan masih belum dipastikan. Sementara di Hotel Sultan," ujar Hinca lagi.

    Sampai saat ini, kata Ketua KPSI Toni Apriliani, sudah ada 20 calon ketua umum, 22 calon wakil ketua umum dan 40 calon anggota komite eksekutif yang mendaftar. Senin pekan depan, lanjut Toni, KPSI akan memberikan kesempatan kepada calon yang sudah mendaftar untuk menyampaikan visi dan misi mereka.

    "Biar masyarakat tahu apa program mereka. Tidak menutup kemungkinan nanti mereka kami beri kesempatan berdebat," ujar Toni lagi.

    ARIE FIRDAUS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.