Nasri Waspadai Serangan Balik Porto  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Samir Nasri. AP/Akira Suemori

    Samir Nasri. AP/Akira Suemori

    TEMPO.CO, Manchester - Pemain Manchester City Samir Nasri mengingatkan rekan-rekannya untuk tetap mewaspadai FC Porto meskipun mereka meraih kemenangan di leg pertama. Kedua tim akan bentrok kembali dalam pertandingan leg kedua Liga Europa, Kamis, 23 Februari 2012 di Etihad Stadium. “Mereka adalah tim dengan serangan balik yang sangat bagus,” kata Nasri seperti dikutip UEFA.com.

    The Citizens sangat diunggulkan pada laga nanti. Pasalnya mereka memiliki modal kemenangan dengan skor 2-1 di leg pertama dan akan bermain di kandang sendiri. Pada musim ini, City belum tersentuh kekalahan di kandang sendiri pada ajang Eropa.

    Meskipun timnya lebih diunggulkan untuk melaju ke babak selanjutnya, Nasri mengklaim timnya harus tetap keluar menyerang. “Mereka perlu mencetak gol. Saya pikir kami harus terus menekan mereka karena mereka memainkan bola dari lini belakang,” ujar Nasri. “Dengan cara menekan mereka, kami dapat merebut bola secepat mungkin dan serangan kami akan lebih berbahaya.”

    Porto sangat kuat dalam menyerang lewat sisi sayap. Menurut whoscored, serangat lewat sayap yang dilancarkan Porto sebesar 71 persen. Klub peraih juara Liga Champions 2004 itu memiliki beberapa pemain andalan yang harus diwaspadai The Sky Blues.

    “Dalam hal pemain, mereka memiliki (Joao) Mautinho yang berperan sebagai pengatur permainan. Dia pemain yang sangat bagus. Ada Hulk yang sangat berbahaya di lini depan serta Lucho Gonzalez yang memiliki banyak pengalaman bersama Porto dan Marseille,” kata Nasri.

    Pemain asal Prancis itu mengaku lebih mewaspadai penyerang sayap James Rodriguez. Di Liga Sagres Portugal, James menjadi pemain tersubur Porto dengan torehan sembilan gol. “Dia seorang pemain yang lihai menggiring bola juga melepaskan umpan dengan sangat bagus,” ujar pemain berusia 26 tahun itu.

    UEFA | ANTON WISHNU


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.