Viking Gandeng Pasoepati Solo  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perwakilan pendukung kesebelasan Persebaya, Bonek, Persib Viking dan Persis Solo Pasoepati, membentangkan syal bersama saat kesepakatan damai antara Pasoepati dan Viking di sekertariat Viking, Bandung, Jawa Barat, Jumat (24/2). ANTARA/Agus Bebeng

    Perwakilan pendukung kesebelasan Persebaya, Bonek, Persib Viking dan Persis Solo Pasoepati, membentangkan syal bersama saat kesepakatan damai antara Pasoepati dan Viking di sekertariat Viking, Bandung, Jawa Barat, Jumat (24/2). ANTARA/Agus Bebeng

    TEMPO.CO, Bandung - Setelah Bonek Persebaya, Viking Persib Fans Club menggandeng Pasoepati, klub suporter skuad Persis Solo, sebagai rekan 'koalisi damai' klub suporter bola. Ikatan perdamaian ini, antara lain ditandai kunjungan silaturahmi beberapa perwakilan Pasoepati ke markas pusat Viking, Kota Bandung, Jumat sore, 24 Februari 2012.

    Salah satu perwakilan Pasoepati, Langgeng Jatmiko, mengatakan, kunjungan ke Markas Viking itu demi menjalin kembali tali silaturahmi persaudaraan antara kedua pendukung klub maupun dengan suporter Persib Bandung lainnya seperti Bobotoh Maung Bandung Bersatu (Bomber).

    "Tali persaudaraan di antara kami memang sempat terputus akibat ulah para oknum. Dan sekarang kami berenam dari Solo datang untuk mengikat kembali jalinan persaudaraan dan perdamaian karena sesungguhnya antara Pasoepati dengan Viking tak punya sejarah permusuhan," ujarnya seusai bertemu panglima Viking, Ayi Beutik.

    Langgeng menyebutkan bahwa mengikat tali persaudaraan dengan penggemar klub seperti Viking atau suporter Persib lainnya bukanlah yang pertama dan terakhir bagi kelompoknya. Sebelumnya, Pasoepati juga sudah mengikat silaturahmi dan perdamaian dengan Bonek Persebaya Surabaya.

    "Dan kami bersama Viking dan Bonek berharap bisa menularkan virus perdamaian antara suporter bola di indonesia. Untuk saling nuwun sewu dan mempererat tali persaudaraan," kata penasehat Pasoepati itu.

    Panglima Viking Ayi Beutik menuturkan bobotoh, julukan suporter Persib, acap kali merasa tak nyaman setiap kali melintas wilayah Solo dalam perjalanan darat menuju lokasi laga tandang Maung Bandung di Jawa Tengah atau Timur. Namun, gangguan yang acap terjadi saat menumpang kereta itu seolah raib saat anak-anak Viking dalam perjalanan mendukung laga Persib di kandang Deltras Sidoarjo, Desember 2011.

    "Justru kami heran saat itu (dalam perjalanan ke Sidoarjo) kami malah dijamu sama Pasoepati. Ternyata Pasoepati juga bilang akan silaturahmi ke Bandung termasuk untuk mendukung Persis Solo lawan Persikab Bandung," kata Ayi di markas Viking. Gayung bersambut, Viking menerima tawaran Pasoepati untuk menjalin kembali ikatan perdamaian.

    "Ya bagi kami enggak ada masalah. Apalagi sejak awal pun kami tak punya masalah seperti permusuhan dengan Pasoepati. Kalaupun selama ini ada yang lempar-lemparan (aksi pelemparan atas kereta tumpangan rombongan bobotoh saat melintas Solo), saya kira itu masalah adrenalin oknum saja," katanya.

    Viking pun siap mengawal dan memfasilitasi bila rombongan Pasoepati datang ke Bandung untuk mendukung Persis Solo melawan Persikab Bandung dalam lanjutan Divisi Utama PSSI di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, pada 10 Maret 2012 mendatang.

    "Kami sudah kumpulkan seluruh distrik Viking di Jawa Barat untuk membantu memfasilitasi Pasoepati ke Stadion Si Jalak. Mulai dari Viking Cilacap, Banjar, Tasikmalaya, Garut dan seterusnya sampai Stadion Si Jalak, kami minta supaya mengawal dan memberi minum rombongan Pasoepati," kata Ayi.

    Berdasarkan pantauan Tempo, Langgeng dan kawan-kawan menyambangi markas pusat Viking di persimpangan Jalan Gurame - Jalan Cilentah, kawasan Ancol, Kota Bandung, sekitar pukul 15.00 WIB. Berbalut jersey merah Persis Solo, mereka sempat berpose sambil memajang atribut Pasoepati di depan wartawan sebelum memasuki rumah biru Viking.

    Di dalam rumah, mereka diterima pentolan Viking Ayi Beutik dan kawan-kawan yang memang telah menunggu tamunya itu. Lalu, setelah mengucapkan kata pembukaan, Langgeng tampak menyerahkan sebuah amplop kepada Ayi, disusul saling tukar atribut.

    Langgeng menyerahkan syal merah Pasoepati dan Ayi memberikan kaus oblong biru Viking. Keduanya lantas berfoto bareng sambil memegang kain panjang mirip syal bertulisan Bonek-Viking-Pasoepati.

    ERICK P HARDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.