Turun Minum, Andik Cs Masih Tertinggal 0-1

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Amston Probel

    TEMPO/Amston Probel

    TEMPO.CO, Jakarta - Babak pertama tim laga ke dua grup A turnamen Piala Sultan Hassanal Bolkiah 2012, antara tim nasional di bawah umur 21 tahun (U-21) melawan timnas Singapura di Stadion Hassanal Bolkiah, Ahad, 26 Februari 2012. Andik Vermansyah dan kawan kawan masih belum bisa menyamakan kedudukan dengan skor masih 0-1.

    Keunggulan Singapura diraih setelah pemain depannya, Muhammad Fariz Ramli, berhasil memanfaatkan bola rebound dari tendangan bebas yang diperoleh Singapura. Pemain dengan nomor punggung 10 itu melakukan tendangan yang tak terduga begitu keras sehingga tidak dapat dihalau oleh kiper M Ridwan.

    Lini belakang tim Garuda Muda ini memang terlihat cukup lemah dan kurang kompak. Beberapa kali mereka kecolongan, sehingga Singapura berhasil melakukan tekanan-tekanan dan serangan yang cukup membahayakan gawang Indonesia.

    Indonesia sebenarnya banyak mendapatkan peluang. Di menit ke 5, umpan yang diberikan Yosua Pahabol cukup membahayakan pertahanan lawan. Namun lini pertahanan Singapura masih cukup tangguh. Peluang kembali terjadi di menit ke 19 melalui tendangan keras dari jarak jauh yang dilakukan Andik. Namun kiper Singapura mampu menahan tendangan dari penyerang Persebaya itu.

    Indonesia terus melakukan serangan. Di menit ke 41, Yosua melakukan tendangan keras, namun masih melebar dari mistar gawang. Tim asuhan Widodo C Putro ini kembali mendapatkan peluang saat Andik berhasil melewati pertahanan lawan kemudian melakukan tendangan keras, namun Miko tidak mampu memanfaatkan reabond dari tendangan Andik yang mampu ditahan kiper Singapura.

    Indonesia saat ini bertengger di posisi dua grup A Turnamen Hassanal Bolkiah 2012. Dalam laga pertama yang berlangsung Jumat pekan kemarin, Andik Vermansyah dan kawan-kawan berhasil menang melawan Laos dengan skor 2-0.

    ANGGA SUKMA WIJAYA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.