Lawan Myanmar, Timnas Pompa Mental Pemain

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Amston Probel

    TEMPO/Amston Probel

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim nasional usia di bawah 21 tahun (timnas U-21) akan menjalani laga krusial melawan Myanmar dalam turnamen Sultan Hassanal Bolkiah 2012, Selasa, 28 Februari 2012. Andik Vermansyah dan kawan-kawan membutuhkan kemenangan untuk mengamankan satu tiket ke babak semi final.

    "Yang perlu diperhatikan adalah mental para pemainnya, harus benar-benar kuat karena ini laga krusial. Karena mereka (Myanmar) ditargetkan menjadi juara di turnamen ini," kata Koordinator Tim Nasional Bob Hippy ketika dihubungi, Senin, 27 Februari 2012.

    Sultan Hassanal Bolkiah Cup 2012 digelar 4 Februari - 7 Maret 2012. Indonesia berada di Grup A bersama Laos, Singapura, Filipina, dan Myanmar. Sementara Brunei Darussalam, Malaysia, Kamboja, Timor Leste, dan Vietnam berada di Grup B.

    Saat ini Indonesia menempati puncak klasemen dengan poin 4 setelah menaklukkan Laos dengan skor 2-1 dan menahan imbang Singapura 1-1. Sementara Myanmar berada di posisi kedua dengan poin 3. Di Grup B, Brunei memuncaki klasemen sementara dengan poin 3 disusul Malaysia dengan poin 1.

    Indonesia dan Myanmnar akan bertemu di Hassanal Bolkiah National Stadium, besok. Meski Myanmar kalah selisih poin dengan Indonesia, namun mereka menang telak dalam agregat gol. Myanmar telah melesakkan 8 gol ke gawang lawan dan hanya kebobolan dua gol. Sementara Indonesia hanya mampu mencetak tiga gol dan kebobolan satu gol.

    Statistik tersebut menunjukkan ketajaman lini depan Myanmar yang dimotori kapten Kyaw Zayar Win. Mereka menggasak Filipina 8-2 dalam laga perdana mereka di turnamen ini. Hasil ini mendongkrak mental dan rasa percaya diri para pemain. Keuntungan lain, Myanmar baru menjalani satu laga. Sementara saat melawan Myanmar nanti, Indonesia telah menjalani tiga laga.

    Kondisi ini, menurut Bob Hippy, mencemaskan. Karena itu ia berharap kondisi fisik para pemain tim nasional tidak anjlok. Selain itu Bob juga menyoroti mental para pemain. Dibanding para pemain Myanmar, para pemain Indonesia kalah pengalaman.

    Bob mengatakan, hanya satu pemain tim nasional Indonesia yang memiliki jam terbang lumayan, yakni Andik Vermansyah. "Kita harap Andik bisa memompa mental pemain lain," katanya.

    DWI RIYANTO AGUSTIAR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.