Djohar Teken Pembangunan Markas Timnas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua PSSI, Djohar Arifin Husin (kanan) bersama Sekjend PSSI Try Goestoro di Kantor PSSI Jakarta. Tempo/Amston Probel

    Ketua PSSI, Djohar Arifin Husin (kanan) bersama Sekjend PSSI Try Goestoro di Kantor PSSI Jakarta. Tempo/Amston Probel

    TEMPO.CO, Purwakarta - Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Djohar Arifin Husin bersama Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi meneken nota kesepahaman pembangunan pusat latihan tim nasional di Purwakarta, Jawa Barat, Senin, 27 Februari 2012.

    Markas timnas bertarap internasional senilai Rp 300 miliar itu terletak di di Desa Cikopo, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta. "Kami memerlukan dana Rp 300 miliar untuk merealisasikan semua proyek infrastruktur PSSI itu," kata Djohar usai penandatanganan nota kesepahaman di Purwakarta kemarin.

    Dari dana yang dibutuhkan itu, kata Djohar, saat ini PSSI baru mengantongi Rp18 miliar. "Sisanya akan kami bicarakan dengan pihak terkait," ujar Djohar.

    Dalam nota kesepahaman tersebut dicantumkan bahwa pada tahap awal PSSI bersama Pemerintah Kabupaten Purwakarta bersepakat memanfaatkan lahan seluas 10 hektare dari 30 hektare lahan ideal yang diperlukan untuk segera diurus dan diproses perizinan berikut rencana detail pembangunannya.

    "Kami memerlukan lahan yang luas karena yang akan dibangun bukan cuma lapangan sepak bola, tapi juga asrama atlet, pelatih dan manajer, serta sekolah sepak bola," kata Djohar.

    Djohar senang karena sebagian beban pengadaan fasilitas infrastruktur sepakbola nasional secara mandiri kini segera bisa terwujud di Purwakarta. "Perpindahan base camp PSSI dari Jakarta ke Purwakarta itu sudah dipikirkan secara saksama," tutur mantan wasit nasional itu.

    Lapangan sepak bola di markas baru PSSI tersebut semuanya akan bertaraf internasional. Selama ini, kata Djohar, untuk melakukan pemusatan pelatihan nasional, PSSI memerlukan dana sewa lapangan Gelora Bung Karno sebesar Rp 100 juta per bulan. Jika maskas PSSI di Purwakarta itu terwujud, otomatis bisa menghemat anggaran pembinaan.

    Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi, meminta PSSI segera mengurus surat izin lokasi dan rencana detailnya. "Kami pastikan, hari ini kami terima suratnya, besoknya surat izin sudah saya terbitkan," ujar Dedi.

    Dedi berharap, begitu terbit izin lokasi, PSSI segera mengurus sertifikasi lokasi lahan buat lapangan latihan agar semuanya bisa berjalan cepat. "Untuk PSSI kami akan memberikan kemudahan-kemudahan," ujar Dedi. Agar proyek prestisius ini segera terwujud, dia juga akan mengundang Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Alifian Mallarangeng untuk meninjau lokasi markas baru PSSI itu.

    NANANG SUTISNA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.