Ferdinand dan Bachdim Tak Bisa Bendung Bahrain

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ferdinan Sinaga. TEMPO/Subekti

    Ferdinan Sinaga. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim nasional Indonesia di bawah umur 23 tahun (U-23) harus menerima kekalahan telak atas Bahrain dengan skor 10-0 dalam pertandingan akhir kualifikasi Piala Dunia zona Asia yang berlangsung di Stadion Nasional Bahrain, Rabu malam, 29 Februari 2012. Dalam pertandingan tersebut, Bahrain diberi hadiah empat penalti. Dua di antaranya berhasil bersarang di gawang Indonesia.

    Sejak awal pertandingan, Bahrain memang terus menekan tim asuhan pelatih Aji Santoso. Saat pertandingan memasuki menit ke-2, Bahrain menciptakan gol setelah mendapatkan hadiah penalti karena pelanggaran yang dialakukan kiper Indonesia, Samsidar. Samsidar diganjar kartu merah dan diganti dengan Andi Muhamad Guntur.

    Indonesia kemudian tidak bisa membendung serangan Bahrain. Saat pertandingan memasuki menit ke-15, Bahrain berhasil menambah keunggulan menjadi 2-0. Gawang Indonesia kembali terancam saat Diego Michiels melakukan pelanggaran di kotak penalti. Beruntung kiper Andi mampu menahan tendangan penalti dari Bahrain.

    Pemain belakang Indonesia kembali melakukan pelanggaran di kotak penalti. Kali ini, Andi tidak mampu membaca tendangan lawan. Skor pun menjadi 3-0. Indonesia semakin tertinggal setelah pemain Bahrain bernomor punggung 13 berhasil menjebol gawang saat pertandingan memasuki menit ke-41 dengan sundulannya. Hingga turun minum, skor bertahan 4-0.

    Dalam pertandingan babak kedua, permaianan Diego dan kawan-kawan semakin terlihat kacau. Banyak kesalahan-kesalahan yang diperbuat. Serangan terus dilakukan Bahrain hingga memasuki menit ke-59, Bahrain kembali mencetak gol.

    Sangat sedikit kesempatan yang didapat oleh Indonesia untuk melakukan serangan. Ferdinand Sinaga dan Irfan Bachdim yang menjadi penyerang tidak mampu menembus pertahanan lawan. Bahrain semakin di atas angin, mereka kembali mencetak gol pada menit ke-63.

    Mental para pemain Indonesia terus menurun. Bahkan, pelatih Aji Santoso pun terpaksa diganjar kartu merah karena melakukan protes keras terhadap wasit. Indonesia malah kembali melakukan kesalahan melalui pelanggaran di kotak penalti. Beruntung Andi bisa memblok tendangan lawan.

    Bahrain seperti sedang berpesta. Gol terus tercipta. Memasuki menit ke-65, Bahrain kembali mencetak gol. Kemudian dilanjutkan di menit ke-70, 81. Hingga memasuki injury time, Bahrain membulatkan kemenangan dengan skor akhir 10-0.

    Di babak prakualifikasi Piala Dunia 2014 zona Asia, Indonesia sendiri berada di Grup E bersama Iran, Qatar, dan Bahrain. Apapun hasil dari pertandingan malam ini, Indonesia dipastikan tidak akan lolos setelah mengalami lima kekalahan berturut-turut pada laga sebelumnya. Namun, dengan kekalahan telak 10-0, tentu harus menjadi bahan evaluasi.

    ANGGA SUKMA WIJAYA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.